Wakil Bupati Trenggalek Sampaikan Nota Penjelasan R-APBD TA 2022 Ke DPRD

TRENGGALEK I detikkasus.com – Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhamad Natanegara menyampaikan nota penjelasan terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) tahun anggaran 2022. Rapat berlangsung di Gedung Paripurna DPRD lantai II, Rabu, (3/11/2021).

Dijelaskan Syah Natanegara, APBD Trenggalek diperkirakan kembali normal seperti semula, karena melihat beberapa sektor pariwisata yang kembali dibuka serta aktifitas masyarakat kembali seperti biasa, sehingga di perkirakan akan mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) meningkat.

Baca Juga:  Selama 12 Hari Operasi Tumpas Narkoba, Satresnarkoba Polres Magetan Amankan Tiga Budak Sabu

“Ya alhamdulillah tadi sudah kita sampaikan semoga di tahun depan kita bisa bangkit dari pandemi dengan asumsi APBD kita sudah kembali normal di angka Rp 2 Triliunan lebih,”jelasnya.

Lebih lanjut, masih kata Wakil Bupati, jika APBD Kabupaten Trenggalek kembali normal maka pemerintah bisa menambahkan alokasi anggaran untuk infrastruktur. Sehingga harapannya ke depan pembangunan pembangunan yang ada di Kabupaten Trenggalek bisa terealisasikan.

Baca Juga:  12 Orang Bintara Remaja Polres Kampar ikuti Pembinaan Tradisi dan Orientasi

“Iya jadi kita berharap untuk pembangunan pembangunan yang kemarin sempat tertunda maka harapan kami di tahun 2022 nanti bisa terealisasikan,”harapnya.

Ditanya mengenai proporsi APBD tahun 2020, Wabup Syah menuturkan, “tahun depan kita akan banyak tambahan belanja modal (infrastruktur), karena kita lihat Trenggalek ini banyak butuh pembangunan yang tahun ini masih banyak di hutang karena pandemi”, imbuhnya.

Terkait usulan prioritas Musrencam yang tertunda selama 2 tahun ini realisasinya, Wabup Syah menjelaskan ada beberapa yang di realisasikan melalui pendanaan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Baca Juga:  Kapolres Aceh Tamiang Salurkan Bantuan Kemanusian Untuk Negeri Dari Kapolri

Sedangkan prioritas lain, dilakukan penyisiran ulang. Bila bisa didanai maka akan direalisasikan pada APBD tahun 2022 nanti. Sedangkan mengenai pengembalian PEN sendiri Wabup Syah menerangkan itu sudah dialokasikan oleh pemerintah dan tidak mengganggu alokasi belanja modal ini,” tutup mantan aktivis kepemudaan itu.(Adv/Adi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *