Setelah Di Bantai Dengan Pemberitaan Publik Media Online Di Aceh Ini, Kaur Pembangunan Desa Gampong Alur Dua Bakaran Batee.

Terkesan Macam Cacing Kepanasan Dan Gabuk Uring-Uringan, Dugaan Berlagak Sok Suci Tapi Berdebu, Apa Yang Telah Dikerjakan Olehnya Itu.

Pelaksanaan Proyek Rabat Beton Bahu Jalan, Menghabiskan Dana Rp.14,500 Juta Rupiah, Masuk Di Akal Kah Itu.

Langsa Baro |Detikkasus.com -Sungguh sangat memalukan, setelah di bantai dengan pemberitaan publik media masa secara online di aceh ini. Kaur pembangunan desa gampong alur dua bakaran batee, terkesan macam cacing kepanasan dan Gabuk uring-uringan.

Dugaan “Saipul” sebagai kau pembangunan desa gampong alur dua Bakaran Batee itu, berlagak sok suci tapi berdebu. Apa yang telah di kerjakan olehnya itu, “saipul” kaur pembangunan desa alur dua bakaran batee kecamatan langsa baro kota langsa itu. Pantauan wartawan media online di aceh ini, pelaksanaan proyek rabat beton bahu jalan lorong pendidikan tersebut.

Dengan secara logika saja, apakah masuk diakal kah. Menghabiskan dana mencapai sekitar empat belas juta koma lima ratus ribu rupiah (Rp.14,500) itu, hanya sebatas di lakukan pengecoran rabat beton bahu jalan lorong tersebut.

Ironisnya lagi, “saipul” selaku kaur pembangunan perangkat desa gampong alur dua bakaran batee itu. Dengan tiba-tiba berang serta terkesan uring-uringan, berakibatkan telah dilakukan pemberitaan secara publik. Proyek yang di kerjakan olehnya itu, dirinya “saipul” merasa terkesan tidak senang. Apa yang telah terjadi secara publik media online di aceh ini, dengan sepontanitas.

Ketika wartawan media online di aceh ini, ada menerima chat whatsapp selularnya “saipul” kaur pembangunan desa gampong alur dua bakaran batee tersebut. Dengan sedikit berkomentar bahasa ancaman yang menantang itu, dirinya menyampaikan. “Sudah saya buka. Itu, dalam pengerjaan belum selesai. Kita kasih penjelasan. Dana APBN. Pembangunan desa rabat bahu jalan. Dan bukan proyek siluman, kau buat Berita gak bisa di terima akal. Kau liat pakai mata, kalau mau buat berita yang proposional. Jelas dan akurat langsung tanya ke TPK nya saya sendiri Biar jelas. Wartawan apa kau”. Ujarnya, “saipul” menuliskan berang-berang yang sangat emosi.

Masih, lanjutan “saipul” itu. Yang berlagak sok suci dalam.debu dengan hasil pekerjaaannya yang dia lakukan, menurutnya kembali dengan ocehannya yang tidak berbobot itu. Dugaan di dalam pikirannya, hanya dapat melakukan perkalian perbuatan korupsinya. Dengan cara menciutkan dana anggaran empat juta koma lima ratus ribu rupiah itu.

Dirinya kembali berceloteh, kepada wartawan media online di aceh ini. “Wartawan receh. Kau. Kemari kau apa yang kesana, Apa aku yg ke sana. Biar kau jelas, Kau yang gak ada tamatan, kau yang macam monyet. Berita saket gak jelas. Kau beritakan sama monyet aja, Yg jelas tidak fiktif kalau sempurna kali mungkin enggak ada”. Cetusnya kembali, oleh “Saipul” kaur pembangunan di desa itu. Dini hari selasa 11/06/2024, sekitar pukul.13.53.wib.

Yang dia lakukan berang-berang, untuk menutupi perbuatan munafiknya itu.

Jelas sudah, dengan tiba-tiba kaur pembangunan desa gampong alur dua bakaran batee tersebut. Adanya Mark-Up korupsi penciutan anggaran dana, pembangunan rabat beton bahu jalan di lorong pendidikan itu. Dengan secara logikanya saja, bila pihak orang yang telah melakukan pekerjaan yang jujur. Maka orang tersebut, tidak berang-berang atau uring-uringan. Dikarenakan adanya Mark-Up ajang korupsi penciutan dana proyek, spontanitas dia berang-berang atau marah-marah. Menandakan, dia itu “Saipul” menutupi perbuatannya yang salah, alias menutupi perbuatannya telah menjadi bandit berdasi. Tapi model kacangan alias kaleng-kaleng, apa tindakan pihak inspektorat kota langsa kembali.

(Jihandak Belang/Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *