Pembinaan Sinergitas Tiga Pilar Bakesbangpol di Aula Barata Tulungagung

Tulungagung l Detikkasus.com – Dalam rangka mewujudkan KAMTIBMAS
yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tulungagung Kamis 14 Juli 2022,
Kepala Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Tulungagung menggelar acara kegiatan menyamakan visi misi agar bagaimana kehidupan berbangsa dan bermasyarakat di Kabupaten Tulungagung tetap aman, tentram, dan kondusif terhindar dari merebaknya konflik sara, Ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya yang dimungkinkan terjadi.

Peserta acara dihadiri dari unsur kecamatan (KASI TRANTIB), Anggota KORAMIL & POLSEK jajaran (BABINSA, BABINKAMTIBMAS) SE-KABUPATEN TULUNGAGUNG.

Baca Juga:  Pekerjaan CV Adipati Agung Perlu Pengawasan Ketat

Di momen Sambuntan Drs. Bambang Triono, M.M Selaku Kepala Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Tulungagung tidak bisa hadir diwakilkan Siti Baroroh S.S selaku wakil sekretaris menyampaikan, “Maksud dan tujuan acara ini maksud dilaksanakannga kegiatan ini untuk menyamakan visi, misi, persepsi dan kesatuan langkah dalam rangka menyikapi perkembangan situasi dan kodisi yang berlatar belakang suku, agama, ras, antar golongan (sara) dan ipoleksosbud yang ada di Kabupaten Tulungagung. Kedua sebagai konsekuensi logis bagi kita semua dalam mewujudkan komitmen serta sinergritas 3 (tiga) Pilar yakni ; (PEMERINTAH, TNI & POLRI) sampai ke tingkat bawah yang benar benar kuat, kokoh dalam menjaga stabilitas keamanan, dan ketiga setiap masalah apapun yang muncul dari akar rumput atau desa diupayakan berhenti di tingkat wilayah/kecamatan, jangan mudah menaikan ke tingkat atasnya, agar isu isu yang berkembang tidak menjadi besar serta melokalisir setiap permasalahan yang ada di masyarakat”. jelasnya

Baca Juga:  DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Tulungagung Akhir Tahun Anggaran 2021

Untuk itulah, sinergi dan soliditas ketiganya wajib terjalin demi kondusifitas wilayah secara keseluruhan.

Baca Juga:  BPJS TK Jatim Apresiasi Kinerja Layanan Nakes RSUD dr. Iskak Tangani Korban Kecelakaan Bus Vs Kereta Api

Kemudian kehadiran TNI-Polri dan unsur pemerintah daerah itu juga harus diterima baik oleh masyarakat. Dimana warga merasa terayomi dan senantiasa proaktif memberikan informasi demi terjaganya keamanan di lingkungannya.

Jika semua wilayah kelurahan ataupun desa aman terkendali, maka secara otomatis kawasan lebih luas di atasnya baik kabupaten atau kota maupun provinsi setempat juga kondusif terjaga,” pungkas Siti Baroroh. (Fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *