Yang Tidak Pernah Terusik Sekarang Tergeser | Detik Kasus Sumbar.

TANAH DATAR, Detikkasus.com – Sudah 35 tahun Deswita (55) panggilan akrab Uni De berjualan buah-buahan di kota Batusangkar kabupaten Tanah Datar. Pada awalnya Deswita berjualan kecil-kecilan di kaki lima tetapi berkat keyakinannya selama 35 tahun maka akhirnya Deswita menjadi juragan buah-buahan di kota Batusangkar. Dan tidak ada pula orang yang tidak mengenal Deswita atau dengan panggilan akrab Uni De jua Limau (Jual Jeruk).

Tetapi bagaimanaoun juga yang namanya manusia juga tidak luput dari kesalahan dan khilaf. Deswita sekarang kembang pesat usaha buah-buahannya dan sudah mempunyai anggota untuk mengembangkan sayapnya dengan usaha lain. Maka tempat dagangannya Uni De dan keluarga agak memakan badan jalan didepan Pasar bertingkat  Batusangkar. Juga mengakibatkan lalulintas macet dan keindahan pusa kota pun kurang bagus. Dari pihak terkait seperti Satpol pp sebagai penegak perda sudah memberikan surat teguran beberapa kali supaya menggeser dagangannya kebelakang supaya tidak mengganggu pengguna jalan dan keindahan pusat kota Batusankar. Apalagi tempat dagangannya sudah memakan Cross Zebra tempat penyebarangan pejalan kaki di depan pasar berringkat.

Namun surat yang dikirimkan oleh Satpol pp selaku penegak perda diduga diabaikan oleh deswita, maka dengan terpaksa satpol pp yang dipimpin Danru Zulkifli menertibkan barang dagangan Deswita secara paksa pada Rabu (28/6) dan menaikan keatas mobil pol pp tanpa ada perlawanan yang berarti. Penertiban ini dibantu pengamannya oleh Kapolsek limakaum Iptu Fetrizal.S dan jajaran.

Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas,SH melalui Kapolsek Limakaum Iptu Fetrizal.S mengatakan pihak merintahan daerah sudah beberapa kali menegur pedagang buah ini untuk menggeser barang dagangannya supaya tidak memakan badan jalan. Dan akan terlihat keindahan kota kalau pedagang tersebut tertib. Dan Kapolres sendiri pun sudah mengatakan juga kepada pedagang buah sebelum bulan Ramadhan supaya menggeser barang dagangannya. Tetapi ajakan Kapolres juga tidak di indahkan. Maka kami dari kepolsian diperintahkan oleh Kapolres untuk melakukan pengamanan dalam penertiban pedagang kaki lima yang nakal ini oleh Satpol PP dan ternyata operasi ini berjalan tertib dan aman tanpa ada perlawanan dari pedagang ┬ákata Fetrizal….(Meriyanto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *