Warga dan Ormas Besar Pemuda Pancasila Di Semarang Datangi Asrama Mahasiswa Papua

oleh -

Yang Diduga Gelar Kegiatan Politik Terselubung.

Detikkasus.com | Jawa Tengah -, Minggu 18 Agustus 2019, Pukul 11.00 WIB, Diduga Gelar Kegiatan Politik Terselubung, Warga Candisari dibantu Ormas Besar Pemuda Pancasila Kota Semarang Datangi Asrama Mahasiswa Papua, tepatnya di kawasan Tegalsari, Candisari Kota Semarang, Hal itu terkait dugaan politik pada kegiatan pentas seni yang dilakukan di asrama belum lama ini (16/08/2019).

Ketua RW IV Kelurahan Candi’ Maryanto saat di konfirmasi awak media Jejak Kasus mengatakan, bahwa warga mendatangi asrama mahasiswa karena sudah memberitahu mahasiswa untuk melakukan pendekatan dan pendataan, Namun hingga saat ini mereka belum mengumpulkan identintas para penghuni asrama yang berjumlah kurang lebih 30 orang, karena pendataan Warga di lingkungan kampung sangatlah penting untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diharapkan (Jadi harus dan Wajib, bagi setiap warga baru yang bertempat tinggal menetap ataupun yang sementara)

“Puncaknya pada malam tasyakuran HUT RI pada tanggal (16/8) lalu. Didalam asrama mereka menyelenggarakan semacam pentas seni,Namun warga menyayangkan ada orasi-orasi dari mahasiswa yang isinya hendak memecah belah NKRI,” ujar Maryanto di lokasi kejadian Minggu (18/8/2019)

Maryanto menambahkan kedatangan warga dan sejumlah ormas Pemuda Pancasila Kota semarang di asrama mahasiswa papua bukan untuk memperkeruh suasana atau ingin mengusir, tetapi hanya ingin berdialog terutama masalah identitas mereka (yang sudah lama tidak ada kejelasan)

“Sangatlah Wajar sebagai pengurus RW untuk mempertanyakan hal tersebut,karena jangan sampai asrama tersebut digunakan untuk kegiatan politik, terutama menyangkut papua merdeka,” imbuhnya

Selain itu ketua Pemuda Pancasila yg saat itu hadir DR. Joko Purwanto, SH. MH bersama sekitar 100 kader PP kota semarang, meyampaiakan bahwa Pemuda pancasila adalah Ormas yang akan menjadi benteng pertama yang akan maju kedepan apabila ada masyarakat atau warga negara yg merendahkan harkat dan wibawa negara, apalagi akan merusak persatuan dan kesatuan NKRI ungkapnya

Sementara itu Kapolsek Candisari Iptu Supriyanto membenarkan adanya beberapa warga kelurahan Candi yang mendatangi asrama mahasiswa Papua, Permasalahan tersebut dipicu adanya spanduk warga yang mengingatkan bahwa asrama tersebut harus lepas dari kegiatan politik,
“Sempat terjadi argumen, sebagian penghuni asrama yang disinyalir berasal dari luar yang mempermasalahkan hal tersebut, Namun bisa kita redam agar tetap kondusif,” pungkas Iptu Suprianto

( Adi.S Tim Jejak Kasus Jateng & DIY )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *