Wakil Bupati Jombang Hadiri Launching Pendowo Program Desa Berdaya, Desa Kedungdowo

Detikkasus.com | Jombang – JATIM – Kades Suliswati, adakan Launching Pendowo Program Desa Berdaya, yang di gelar di tempat pasar Kedungdowo, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, yang sudah lama tidak di fungsikan oleh masyarakat karena Covid-19. Selasa 21/12/2021. Pukul 10.00 WIB.

Dalam gelar launching tersebut, dihadiri oleh Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, DPMPD, Bapeda, Dispora, Camat, Kapolsek, Danramil, Kades Kedungdowo, beserta perangkat setempat, Panitia, Linmas, Serta Kades se-kecamatan Ploso.

Sebelum launching di mulai, akan di buka dengan tarian remo, yang akan di tampilkan oleh siswa SDN Kedungdowo, untuk dipersembahkan kepada Wakil Bupati Sumrambah beserta jajarannya, dan para tamu undangan yang hadir.

“Usai tarian remo, Kades kedungdowo, Suliswati, menyampaikan” pertama-tama saya mengucapakan banyak terimakasih kepada Wakil Bupati, beserta jajarannya, yang sudah menghadiri kegiatan launching di desa kami, sebelumnya saya mohon maaf jika tempat dan fasilitas atau hidangan yang kami persiapkan yang kami suguhkan kurang layak atau kurang sopan.

“Untuk kegiatan launching pada hari ini, saya sengaja mengambil tema yang namanya pendowo, menurut warga desa kedungdowo, desa ini terdiri dari (5) lima dusun, yang artinya, Lima adalah arti dari pendowo lima, karena itu saya memakai tema launching ini dengan nama Pendowo, yang saya teruskan menjadi Pendowo program desa berdaya”, Ucapnya Kades.

“Masih ditempat yang sama, Kades Suliswati berharap kepada Wakil Bupati Jombang, semoga pasar desa ini yang dulunya sudah berdiri dari tahun 2018, dan sudah pernah juga beroperasi selama (1) satu tahun, kemudian di tahun 2019 pasar ini mulai berkurang, pasalnya, waktu terjadi Pandemik covid-19 mala tidak bisa beroperasi sama sekali.

“Bertepatan dengan adanya bantuan dari propinsi untuk desa berdaya, maka nantinya untuk pembangunan kami fokuskan lokasinya di pasar ini, dan semoga kedepannya bisa menghidupkan lagi pasar desa kedungdowo, agar bisa menjadi lahan usaha masyarakat desa kedungdowo, dan bisa menjadikan tambahan ekonomi masyarakat”, tambahnya Kades.

“Dalam sambutanya Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, menyampaikan” Alhamdulillah puji syukur kehadirat Alloh subhanallah taala, atas segala nikmat yang telah diberikan ke pada kita semua, sehingga hari ini kita bisa hadir ditengah acara launching dengan cuaca yang mendung, dan mudah-mudahan di cuaca yang mendung ini menjadi berkah kita semua Alloh Huma amin.

“Masih yang sama, Wakil Bupati menanyakan kepada Kades Suliswati, lokasi ini buat apa rencananya, Jawab kades, untuk usaha, karena dulunya ini adalah pasar kuliner, jadi khusus untuk kuliner, kami pemerintah desa ingin sekali mengangkat potensi warga, yang kebetulan dari sala satu dusun desa kami mayoritas banyak yang pedagang pentol, lanjut jawab Wakil Bupati, makanya warga sini kok gemuk-gemuk kayak pentol”, ucapnya Sumrambah ke Kades dengan tertawa.

“Kades juga mempertanyakan langsung kepada Dinas terkait, satu persatu di tanya saat berada di panggung launching, yang pertama kades bertanya kepada Bapeda, kira-kira untuk mengoptimalkan usaha di desa Kedungdowo bisa di bantu apa pak, lalu singkat jawaban Bapeda kepada Kades” Iya saya bisa membantu merencanakan bu.

“Dan kemudian Lanjut Kades bertanya kepada BPMPD, terkait lokasi pasar ini kan berada di pinggir jalan, dan masi ada lokasi lagi yang mungkin bisa untuk di kembangkan mohon untuk di bantu pak BPMPD, Lanjut jawaban dan penjelasan dari BPMPD Jombang, kepada Kades Suliswati.

“Sebenernya bu Kades, program yang kita laksanakan ini termasuk juga programnya BPMD kabupaten jombang, yang diserahkan oleh pemerintah propinsi jawa timur yang berupa bantuan khusus, tapi untuk pembinaan dan penguatan ekonominya DPMPD Kabupaten Jombang, sudah ikut turun tangan untuk menegakan potensi yang ada di sini”, jelasnya DPMPD ke Kades.

“Untuk yang terakhir, Kades Lanjut bertanya sama Dispora” untuk di tahun 2022 kemungkinan di sebelah lapangan desa itu mau di uruk, jadi untuk mengangkat produksi yang bisa dikembangkan itu kira-kira bisa membantu sampai berapa, jawab Dispora” ya bu Kades ini hal yang menarik, kalau ini berkembangnya desa kuliner atau wisata kuliner, adalah berkembangnya bagian industri pariwisata.

“Dan tentunya, kita kalau ada branding kita akan ikut meramaikan sekaligus ikut mempromosikan pentol tersebut, kemudian, di sambung jawab sama Wakil Bupati” jadi gini pak bambang kalau ini dana pentol beneran maka harus di tata, buatkan agenda festival pentol tiap tahun”, jelasnya Sumrambah sambil bercanda.

Reporter: Jmi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *