Wabup Zuldafri Darma Hadiri Wirid Korpri Pertama Di Tahun 2019

oleh -

Detikkasus.com | Tanah Datar – Wabup Zukdafri Darma menghadiri kegiatan wirid korpri yang pertama di awal tahun 2019 yang dilaksanakan di Mesjid Nurul Amin Pagaruyung pada Jim’at (11/01). Kehadiran Wabup diacara wirid korpri setelah melakukan Apel bersama jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Yanah Datar di halaman Kantor Bupati di Pagaruyung.

Dan kegiatan wirid korpri ini dihadiri oleh,

Sekretaris Daerah Drs. Hardiman, Asisten Setda Tanah Datar, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, dan Seluru ASN lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar.

Di dalam acara wirid ini Wakil Bupati Zuldafri Darma menyampaikan, ini wirid pertama diawal tahun 2019, menjadi momentum untuk lebih baiknya kedepan dalam rangka meningkatkan semangat kerja, sehingga lahirnya spirit baru yang lebih dari tahun-tahun sebelumnya. Selaku ASN kita bersama-sama meningkatkan pelayanan kepada masyarakar. Memasuki akhir-akhir pelaksanaan visi, misi daerah mari kita ASN inventarisir pelaksanaan kegiatan-kegiatan, sehingga dapat diukur dan sampai dimana capaian yang telah kita lakukan, mudah-mudahan realisasinya dapat dicapai dengan baik. Ucap Wabup kepada hadirin.

Disamping itu wabup menegaskan kepada Seluruh Pejabat Daerah, Kepala OPD dan ASN lainnya agar dapat memberikan contoh yang baik ditengah-tengah masyarakat. Ditahun politik kepada seluruh ASN maupun seluruh lapisan masyarakat agar didukung dengan sebaik-baiknya, agar tidak terjadinya gesekan yang berukung konflik. Tegasnya.

Ketua Pengadilan Agama Batusangkar, Dra.Burnalis,MA sekaligus Penceramah pada wirid korpri menyampaikan, Lembaga Pengadilan Agama (PA) bukan hanya tempat penyelesaian kasus perceraian semata, namun banyak peradilan yang ditangani, dan langsung dibawah naungan Mahkamah Agung RI.

Seperti Menangani kasus pada bidang ekonomi yang berkaitan dengan syariah. Menangani urusan keperdataan, misalnya pengangkatan anak (adopsi), yang tetap menyertakan nama orang tua kandung. Dan PA juga ikut menangani Pengaturan hak waris, masalah perkawinan, penolakkan perkawinan, gugatan perceraian, cerai talak, kasus pelakor dan peminor, pembagian harta bersama, dan kasus-kasus lain yang berhubungan dengan masyarakat dan berkaitan dengan masalah keagamaan. Terang Burnalis…. (Yt/H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *