Vaksinasi Anak di Karangdinoyo-Bojonegoro Ceritanya Seru

Bojonegoro l Detikkasus.com – Ada keseruan tersendiri, vaksinasi anak di SDN 1 dan 2 Desa Karangdinoyo Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro -Jatim, Selasa (21/12/2021) pagi.

Kejadian – kejadian yang lucu bahkan seru saat melihat ekspresi para siswa yang mengikuti vaksinasi, semisal ada siswa yang menangis ketakutan ketika akan disuntik bahkan juga ekpresi tegang sambil menatap arah lengan yang akan disuntikan vaksin.

“Tadi ada siswa yang awalnya tenang bahkan tidak ada rasa ketakukan, namun ketika akan disuntikkan menangis ketakutan sampai harus saya pangku sambil dipegang kedua tangannya”, ungkap Bripka Achmad Wahyudi Babinkamtibmas Desa Karangdinoyo saat mengawali giat vaksinasi bersama Babinsa.

Bripka Yudi menceritakan, ada juga tingkah aneh dari para siswa yang ketika giliran namanya dipanggil, sembunyi di kolong meja karena ketakutan saat akan disuntik. Padahal, sebelumnya masih merasa tenang dan duduk bersama teman-temannya menunggu giliran dipanggil untuk disuntik. Yang lebih menarik, ada juga permintaan lucu siswa kepada petugas agar saat disuntik tidak sampai berdarah, hingga membuat seluruh siswa dan orang yang berada di dalam kelas tertawa.

“Ojo sampek getehen lo ya bu (jangan sampai berdarah lo ya bu)”, ucap Bhabinkamtibmas menirukan permintaan lucu salah satu siswa.

Sementara itu, salah seorang dari tim vaksinator/Nakes Desa Karangdinoyo M. Kharis Sodiq, S.Kep, Ns menerangkan, dari 2 lokasi sekolah yang dilakukan vaksinasi, hampir seluruh siswa dalam kondisi sehat serta layak untuk disuntikkan vaksin, karena rata – rata kondisi suhu tubuh dan tensi darah dalam kondisi normal saat dilakukan skrining sebelum disuntikkan vaksin kepada siswa.

Dari hasil skrining, menurut penuturan guru melalui orang tua siswa, ada satu siswa memiliki riwayat sakit leukimia dan sering opname di Rumah Sakit, sehingga terhadap 1 siswa SDN Karangdinoyo 2 tersebut tidak disuntikkan vaksin terlebih dahulu. Namun, siswa tersebut terlihat antusias ingin mengikuti vaksin seperti teman – teman yang lainnya.

“Salah satu siswa yang gagal ikut vaksin tersebut sebetulnya tidak mengetahui sakit yang dideritanya, akan tetapi kami tetap menunda untuk disuntikkan vaksin”, terang Mantri Kharis.

Dikesempatan yang sama, Sardianto Tirto, Kasi Kesra mewakili Pemerintahan Desa Karangdinoyo mengatakan, dalam kegiatan vaksinasi di Desa Karangdinoyo selain dilaksanakan di sekolah desa yang diperuntukkan anak – anak umur 6 – 11 tahun juga dilaksanakan vaksinasi di Balai desa yang diperuntukkan untuk kalangan umum dan lansia serta dilakukan ‘door to door’ bagi lansia yang menurut kondisi kesehatannya tidak bisa berjalan menuju lokasi vaksinasi di Balai Desa.

Menurutnya, ada sebanyak 296 orang berhasil disuntikkan vaksin dengan katagori 86 anak – anak, 191 orang dewasa dan 19 orang lansia dengan jenis vaksin sinovac sebanyak 232 dosis, astra zeneca sebanyak 11 dosis, pfizer sebanyak 32 dosis dan moderna sebanyak 21 dosis.

“Sebanyak 5 orang warga kami yang kami layani secara door to door karena kondisi kesehatannya dan bersedia untuk disuntikkan vaksin”, kata Sardianto. (Imam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *