UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah IV Tinjau Lokasi Perum Sahara “Ada Yang Geram”

  • Whatsapp

Detikkasus.com l Labuhanbatu – Sumut

Senin (21/06/2021) Setelah diberitakan adanya terbidik layar camera, sekitar (16) Enam Belas orang pekerja di Perumahan Sahara Dua, terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Bahkan inisial R.A Pulungan Direktur Perum Sahahara “Membenarkan pekerja tidak menggunakan APD karena kondisi BHL (Buruh Harian Lepas)”.

Menyikapi situasi pekerja yang tidak menggunakan APD, akhirnya dari perwakilan instansi UPT (Unit Pelaksana Teknis) dua orang datang kelokasi Perum Sahara. “Disituasi pertemuan antara UPT Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah IV Provinsi Sumatera Utara, dengan pihak manejemen PT Labuhan Perkasa yang di komandoi R.A Pulungan. Berjalan lancar tanpa hambatan 15/06/2021.

Nova Nadeak S.T dan Erik Irawan S.T memperkenalkan diri sekaligus mengasih tau maksud kedatangan, karena adanya informasi tentang APD dan perlu ditelusuri. “Pada pertemuan itu R.A Pulungan mengeluarkan hingga menunjukkan beberapa APD dan mengatakan perlengkapan APD kita ada semua, pekerja yang tidak mau menggunakannya karena gerah”.

Kalau mengenai yang lainnya bisalah diberi arahan pada kami, tujuan kita adalah yang terbaik ujar R.A Pulungan. Untuk menyatukan tujuan kearah yang lebih lagi, menejemen PT Labuhan Perkasa dan UPT Dinas Ketenagakerjaan saling bertukar nomor telepon genggam. “Setelah komunikasi terjalin dengan baik, tak berselang lama Nova Nadeak dan Erik Irawan bergegas meninggalkan perum Sahara”.

Setelah Nova Nadeak dan Erik Irawan masuk kedalam mobil dan meninggalkan lokasi perum Sahara, salah seorang diperum Sahara ada yang geram dan marah-marah berkata, “Kau harus adil, jangan hanya perumahan ini yang kau soroti, banyak perumahan pekerjanya tidak menggunakan APD”. Ujarnya. Ciri-ciri yang mengucapkan itu, berbadan langsing, warna kulit putih, bermata agak cipit, namanya belum diketahui.

Ditempat terpisah, Nara sumber yang tidak ingin namanya terpublikasi, mengatakan “Bisa jadi R.A Pulungan Direktur PT Labuhan Perkasa, hanya membuat sebatas formalitasnya saja APD tersebut atau dalam istilah APD hanya untuk pajangan. Gak logika pekerja itu tidak mau memakai APD, sedangkan APD itu adalah untuk sebagai dasar perlindungannya. Gak mungkin bangat terjadi pekerja itu menghindari perlindungannya”.

Kalau mengenai adanya orang yang geram hingga marah terhadap awak media, apa lagi dirinya menyebutkan banyak perumahan pekerjanya tidak menggunakan APD. Seharusnya ia dapat mempertanggungjawabkan ucapannya dan kiranya bisa ditelusuri oleh instansi UPT Dinas Ketenagakerjaan kebenarannya, agar jangan hanya asal cakap saja gak taunya tak bisa di pertanggungjawabkan nya. Ujar nara sumber.

Sebagian edisi 09/06/2021 yang lalu, Perum Sahara Dua berada dilokasi Kelurahan Urung Kompas, Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera. Sekitar Enam Belas Orang Pekerja terbidik camera tidak menggunakan APD, R.A Pulungan Direktur PT Labuhan Perkasa membenarkan pekerja tersebut tidak menggunakan APD karena Buruh Harian Lepas (BHL). “Bagi R.A Pulungan, mungkin baginya hanya karyawan tetap yang berhak menggunakan APD, kalau BHL gak perlu bagat baginya menggunakan APD”. (J. Sianipar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *