TRADISI Nyadran Kali Desa Kandri Gunungpati-Semarang

Detikkasus.Com l Gunungpati-Semarang-Jawa Tengah

Ratusan warga Desa Kandri,Semarang berkumpul guna mengikuti arak-arakan kirab budaya “Nyandran Kali” Kamis 30 Januari di Desa Kandri,Kota Semarang,Jawa Tengah

Dengan membawa properti kirab nyadran aneka rupa tumpeng,gunungan hasil bumi dan kepala kerbau yang diarak dimulai dari Sendang Lanang menuju Sendang Gede sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan, karunia dan kesejahteraan yang diterima oleh warga masyarakat Desa Kandri

Baca Juga:  Kapolres Blora Imbau Warga Tak Ikut Aksi di Borobudur | Reporter : Zainul Arifin.

Para Ibu-ibu membawa wakul yang berisi makanan,para pemuda memikul gunungan hasil bumi dan para pemudi membawakan tarian tradisional kelurahan Kandri

Sendang Gede menjadi pusat pelaksanaan Nyadran Kali,lantaran Sendang ini menjadi tempat bersejarah bagi masyarakat Kandri

Juru Kunci Sendang Gede,Ahmad Supriyadi menceritakan,mulanya Sendang Gede ini merupakan mata air yang besar

Pada jaman dahulu, masyarakat Kandri takut jika Desa Kandri ini menjadi rawa.Lalu’sesepuh Kandri memberi tumbal berupa kepala kerbau dan uborampe lainnya di mata air tersebut

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Desa Pegadungan Jalin Komunikasi Kamtibmas Melalui Kegiatan Tatap Muka dengan Warga

Tempat ini kemudian dibuat sendang, namanya Sendang Gede,”Tuturnya

Setelah arak-arakan acara dilanjutkan makan bersama warga,tokoh adat dan tamu undangan,

Acara Kirab Nyadran Kali ini dibuka oleh Bapak Ronny T. Nugroho, S.Sos,.M.M selaku Camat Gunungpati, adapun maksud dan tujuan acara ini

Ketua Panitia Bapak Masduki menyampaikan’Acara Nyadran Kali adalah event tahunan sebagai wujud rasa syukur warga Kandri kepada Tuhan Yang Maha Esa yg telah melimpahkan keberkahan dan kemakmuran diwilayah Desa Kandri khususnya

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Juliari Batubara Menteri Sosial Ke Kampung Pusponjolo Selatan 219,Kota Semarang-Jawa Tengah

Maksut danTujuan Acara ini sebagai ajang Silaturahmi antar warga dan memperkenalkan adat tradisi Nyadran kali,kepada masyarakat luas sebagai wisata Tradisional

Adapun terkait pendanaan acara nyadran kali tersebut,berasal dari sumber dana iuran masyarakat dan bantuan dana stimulan dari pemerintah.Tandas Beliau selaku ketua Panitia

( Lilik Als Jangkung Tim Detikkasus.Com JATENG & DIY-Melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *