Terkait Pemberitaan Di Media Online MR.com, Saat Dikonfirmasi Terkesan Abaikan

Aceh | Detikkasus.com – Sungguh sangat misteri, dengan adanya penyaluran anggaran dana milik pemerintahan daerah kabupaten aceh timur provinsi aceh. Yang saat ini dalam pantauan beberapa media online secara publik, yang berjudul pantauan dari segi plang papan nama proyeknya tertulis secara terpantau oleh publik.

Sesuai langsiran dari salah satu media online m.r.com aceh, terkait adanya pemberitaan yang berjudul.https://m.r.com/2022/12/waduh-proyek-h-tole-gedung-kantor-polres-aceh-timur-senilai-3-miliar-tak-selesai-tepat-waktu/, tertanggal sabtu 31 desember 2022 tahun lalu. Berdasarkan adanya pemberitaan yang telah terjadi secara publik, terbaca dalam pantauan awak media detikkasus.com. Isi terbitan berita tersebut, dengan adanya tampilan pantauan dalam pemberitaan itu, berasalkan anggaran dana pertical dari pihak.

Pemerintahan kabupaten (pemkab) aceh timur. Dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat, beralamat. Komplek pusat pemerintahan kabupaten aceh timur. Jalan medan-banda aceh desa titi baro-idi, nama pekerjaan. Lanjutan revitalisasi gedung kantor polres aceh timur. Nomor kontrak, 1288/sp/cktr/dpupr-atim/dau/X/2022. Nilai kontrak, Rp.3.799.476.000, perencana. Cv dimensi consultant, pelaksana. Cv matang bungong, tanggal mulai 03 oktober 2022. Tanggal selesai 30 desember 2022 tahun yang lalu, sumber dana. Dau, tahun anggaran 2022.

Sementara itu kembali, dengan adanya yang telah disalurkan oleh pihak pemerintahan kabupaten aceh timur. Yang mencapai milliyaran rupiah, apakah. Kehidupan dari masyarakat diwilayah kabupaten aceh timur tersebut, apakah sudah mencukupi dan bersama penunjang program pemerintahan dikabupaten aceh timur itu sendiri.

Sesuai adanya, aturan dari pihak menteri dalam negeri (mendagri) republik indonesia. Yang telah dijabarkan secara publik dan secara online, yang berbunyi. Dalam peraturan menteri dalam negeri republik indonesia, nomor 14 tahun 2016. Tentang perubahan kedua atas peraturan menteri dalam negeri republik indonesia nomor 32 tahun 2011, tentang pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari anggatan pendapatan dan belanja daerah.

Pada BAB 1, ketentuan umum. Bagian pertama, pengertian pasal 1. Dengan nomor 14, yang tertuliskan. Hibah adalah pemberian uang/barang atau jasa dari pemerintahan daerah kepada pemerintahan pusat atau pemerintahan daerah lain, badan usaha milik negara/badan milik daerah. Badan, lembaga. Yang diperuntukan, bersifat tidak wajib dan tidak mengikat. Serta tidak secara terus memerus yang bertujuan untuk menunjang penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, pada BAB III (tiga) hibah nagian kesatu umum pasal 4 (empat).

Dengan nomor satu (1), menuliskan. Pemerintahan daerah dapat memberikan hibah sesuai kemampuan daerah. Lanjutan dengan nomor tiga (3), menuliskan. Pemberian hibah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditujukan untuk menunjang pencapaian sasaran program dan kegiatan pemerintahan daerah sesuai urgensi dan kepentingan daerah dalam mendukung terselenggaranya fungsi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dengan memperhatikan asas keadilan. Kepatutan, rasionalitas. Dan manfaat untuk masyarakat, namun. Dalam pantauan oleh awak media detikkasus.com ini.

Apa pun yang telah dijabarkan dalam peraturan menteri dalam negeri dengan secara tertulis untuk negara dan masyarakat, itu semua adalah simbolis saja. Namun, kembali tidak berfungsi adanya aturan pada nomor 14 tahun 2016 atas perubahaan nomor 32 tahun 2011. Terindikasi hanya topeng saja, contohnya saja. Masih banyak masyarakat didaerah pemerintahan kabupaten aceh timur, masyarakatnya belum ada kesejahteraan dengan adanya program-program pemerintahan setempat.

Pantauan kembali, oleh awak media detikkasus.com tersebut. Masyarakat dipemkab aceh timur, yang kini masih banyak kesusahan dan perlunya dukungan program dari pemkab aceh timur. Malah, dengan dugaan masih saja memberikan bantuan yang bermoduskan hibah kepada pihak institusi polri. Apakah institusi polri tersebut, tidak memiliki anggaran biaya pembangunan gedung.

Setelah, diketahui oleh awak media detikkasus.com ini. Adanya pemberitaan tersebut telah terjadi, maka awak media detikkasus.com tersebut. Mencoba melakukan atau bertanya (berkomfirmasi) dengan pihak salah satu oknum pejabat tinggi dimarkas kepolisian resort (mapolres) kabupaten aceh timur, yaitu bapak kapolres tersebut.

Melalui penyampaian pertanyaan dan komfirmasi oleh awak media detikkasus.com, chat whatsapp selularnya bapak kapolres aceh timur itu. Tentang, ada di temukan berita di gruop pak, berita bangunan gedung polres aceh timur pak. Itu gimana pak ceritanya pak, kok bisa ya pak. Pihak institusi kepolisian resort bisa dapat proyek asal dugaan pertical pemerintahan kabupaten aceh timur pak, ijin pak jawaban dari bapaknya???. Pada tanggal 02 januari 2023, sekitar pukul.14.17.wib.

Namun, yang lebih ironisnya. Bapak kapolres kabupaten aceh timur, terkesan dugaan tidak ada merespon dan menjawab balasan hasil pertanyaan dan komfirmasi yang telah disampaikan. Berlanjut pula, awak media detikkasus.com tersebut. Mencoba menghubungi, lewat telepon whatsapp selularnya bapak kapolres aceh timur tersebut.

Tetapi, sangat disayangkan. Panggilan telepon whatsapp bapak kapolres itu, tidak terjawab. Pada tanggal 02/01/2023 sekitar pukul.14.17.wib, sebanyak dua (2) kali panggilan tak terjawab. Pada berikutnya kembali, awak media detikkasus.com ini.

Mencoba melakukan pertanyaan dan komfirmasi kembali. Dengan pihak pelaksana rekanan kontraktor, berinisial sering disebut julukan H tole (Toke B). Melalui lewat chat whatsapp selularnya, tentang hal yang sama saat dilakukan penyampaian kepadanya. Pada tanggal 02/01/2023 sekitar pukul.11.54.wib bersama sekitar pukul.00.18.wib, namun. Berinisial H tole alias toke b itu, juga tidak merespon serta membalas. Apa yang telah disampaikan kepada, dugaan terindikasi ke dua orang tersebut.

Dikarekan berinisial toke b (haji tole), tidak ada balasan dan tidak ada merespon apa yang yang telah ditanyakan dan jiga dikomfirmasi oleh awak media detikkssus.com ini. Maka pula awak media detikkasus.com tersebut, mencoba menghubungi toke b alias haji tole. Melalui lewat telepon whatsapp selularnya, namun itu kembali tidak terjawab juga olehnya. Beberapa hari yang lalu, pada 02 januari tahun 2023 ini sekitar pukul.11.54.wib, sebanyak dua kali tidak terjawab.

Ketika dilakukan komfirmasi dan bertanya d3ngan kedua orang tersebut, sedikit pun tidak ada balasan apa pun. Diduga terkesan pula membungkam apa yang telah dipertanyakan alias dikomfirmasi oleh awak media detikkasus.com tersebut, ada apa dengan penyaluran anggaran dana proyek pertical asal pihak pemkab aceh timur dan pihak institusi polri. Apakah ditubuh polri, tidak memiliki anggaran dana untul bangunan gedung revitalisasi apakah harus menggunakan anggaran dana pihak pemerintahan daerah setempat??…

(Kaperwil-Aceh/Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *