Di Depan MSK Kecamatan Seruway, Yang Baru Hitungan Bulan Saja, Sudah Rusak Porak Poranda.
Pemerhati Sosial Publik, Minta Dan Desak Pihak APH, Untuk Segera Mengusut Serta Periksa, Hasil Pekerjaan Proyek Badan Jalan Rabat Beton
Di Salurkan Oleh Asal Kantor Dinas PUPR Aceh Tamiang, Yang Dikerjakan Pihak Rekanan, Dengan Sapaan Panggilan “Delis”, Sampai Saat Ini Belum Ada Realisasi Pertanggung Jawaban.
Menggunakan Dana Pemerintahan DPRK Aspirasi Rakyat Alias Pokir “Buah Pokok Pikiran”.
Aceh |Detikkasus.com -Terkaitnya itu juga, yang pada sebelumnya sempat dilakukan pemberitaan di berbagai media online lainnya dan juga di media online ini. Berjudul, Cukup Sangat Sadis. Dengan Hasil Pekerjaan Proyek Badan Jalan Rabat Beton, Yang Usai DiKerjakan. Kini Telah Rusak Dan Porak Poranda, Siapa Yang Harus Bertanggung Jawab. Rusaknya Badan Jalam Rabat Beton Di Dusun Arung Gajah Desa MSK Seruway?. Terbitan pada tanggal, minggu 16 februari 2025 lalu.
Parahnya lagi, terkait adanya dugaan mark-up berbau ajang korupsi itu. Telah usainya terlaksana, proyek pekerjaan badan jalan rabat beton. Yang berlokasi, tepatnya. Di depan muka sungai kuruk (msk) di kecamatan seruway kabupaten aceh tamiang itu, yang baru saja dengan hitungan bulan. Kini telah rusak, serta juga porak poranda.
Pihak dari pemerhati sosial publik daerah aceh, meminta dan desak aparat penegak hukum (APH) kabupaten aceh tamiang bersama APH daerah provinsi aceh. Untuk segera mengusut serta periksa, hasil pekerjaan proyek badan jalan rabat beton di depan muka sungai kuruk (msk) kecamatan seruway aceh tamiang. Yang telah disalurkan, oleh asal pihak kantor dinas PUPR pemerintahan kabupaten (pemkab) aceh tamiang. Yang dikerjakan pihak rekanan kontraktor, dengan sapaan panggilan “delis”.
Dalam pantauan oleh kalangan beberapa awak media online tersebut, sampai saat ini juga belum tanda-tanda realisasi untuk mempertanggung jawabkan apa yang telah usai terlaksana yang kini juga sudah rusak porak poranda badan jalan rabat beton itu. Yang telah menggunakan, dana anggaran dari anggota dewan DPRK aceh tamiang buah pokok pikir (pokir) alias dana aspirasi rakyat.
Menurutnya, oleh bung karo-karo. Dari pemerhati sosial publik daerah aceh, menyikapi dalam hal itu. Dan sampai turut angkat bicara, kepada pihak publik media online ini. “Saya berharap, dengan ketegasan pihak dari APH daerah kabupaten aceh tamiang. Untuk segera melakukan pengusutan dugaan rusaknya hasil proyek pekerjaan badan jalan rabat beton di depan muka sungai kuruk kecamatan seruway itu, bila perlu lakukan lidik dan sidik secara profesional. Agar pihak kantor dinas PUPR bersama pihak pelaksananya, agar jangan pura-pura setel kebas saja. Karena itu menyangkut dana anggaran aspirasi atau buah pikir (pokir) dari anggota dewan DPRK aceh tamiang, Jangan mereka beranggapan itu dana anggaran nenek moyang mereka, dengan asal jadi saja di kerjakan . Untuk fasilitas masyarakat”, pungkasnya dengan tegas selasa 18/02/2025 sekitar pukul.12.50.wib.
(Jihandak Belang/Team Pemerhati Sosial Publik Aceh)