Terkait Adanya Pemberitaan Miring Di Beberapa Media Online Lainnya, Kasat Pol PP Pemko Langsa

Lakukan Klarifikasi Kepada Wartawan, Bahwa Apa Yang Disebutkan Secara Publik Itu Adalah “Fitnah”.

Aceh |Detikkasus.com -Dengan secara tegasnya, salah satu pimpinan di satuan polisi pamong praja (sat-pol pp), yang di kepalai oleh bung “Rudi selamat”.

Terkait adanya pemberitaan miring di beberapa media online lainnya, berjudul. Oknum sat pol pp langsa arogan. Seorang warga pingsan, terbitan pada tanggal 18 juni 2024 kemarin lalu.

Berlanjut kembali, pada pemberitaan di media online lainnya. Berjudul, YAMA aceh, sesalkan sikap arogansi sat pol pp terhadap bocah usia 4 tahun. Terbitan pada tanggal, 18 juni 2024 kemarin lalu itu juga. Kepala satuan (kasat) polisi pamong praja (pol pp) pemerintahan kota (pemko) langsa itu, langsung melakukan klarifikasi terhadap ke sejumlah wartawan media online di aceh.

Bahwa, apa yang telah disebutkan secara publik media masa online itu. Itu semua adalah “fitnah” tidak benar dari segi pemberitaan publik, “bila ada bukti. Silahkan tunjukan pada saya, bila tidak ada bukti. Itu namanya sudah memfitnah, jadi jangan asal bunyi saja (asbun) itu sangat dosa”. Sebutnya bung “Rudi selamat”.

Masih berlanjut, bung “Rudi selamat” memaparkan kepada wartawan media online ini. Bahkan juga, bung “Rudi selamat” melakukan jafrian langsiran salah satu video hasil kinerja anak buahnya, yang telah mengamankan pengusaha skuter mainan anak-anak. Di atas larangan, yang telah di tentukan oleh pihak pemko langsa. Tepatnya, di lapangan merdeka kota langsa.

Menurut bung “Rudi selamat” kembali menguraikan komentarnya kepada wartawan media ini, pada hari rabu 19/06/2024 sekitar pukul.11.42.wib. Melalui selular whatsappnya, saat di lakukan konfirmasi dalam hal adanya di beberapa pemberitaan media online lainnya. “Yang pertama kalinya, kita harus terapkan, bahwa sesuai dengan adanya peraturan wali (perwal) kota langsa. Pada nomor 19 tahun 2016, tentang penataan pedagang kaki lima. Yang berlokasi, di jalan cut nyak dien kota langsa, dengan pasal 5 zona merah.

Sebagai dimaksud merupakan wilayah lapangan merdeka, jalan seputaran lapangan merdeka dan tempat-tempat lainnya. Yang telah ditetapkan, sesuai adanya ketentuan peraturan perundang-undangan. Jadi, kami kalau tidak ada ketentuan yang telah menetapkan. Kami pun tidak berani atau sembarangan menjalani tugas pungsi pokok kami selaku sat pol pp pemko langsa”, tuturnya bung “Rudi selamat” dengan tegas.

(Jihandak Belang/Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *