Tak Jera-jera Tambang Timah di Merbuk Kenari Pungguk Gelam Beroperasi Lagi

Bangka Tengah l Detikkasus.com – Aktivitas Tambang Timah di Merbuk Kenari dan Pungguk Gelam Belakang pasar modern Koba kecamatan koba kabupaten Bangka Tengah provinsi kepulauan Bangka Belitung.

Video Kegiatan

Dari pantauan Awak media Rabu (29/12/2021) pukul 16.22 wib nampak puluhan sepeda motor penambang dan puluhan mesin TI Rajuk lagi beraktivitas dekat dari tiang sutet di Gelam eks IUP PT.kobatin masuk area Wilayah percadangan Negara (WPN) Penambang seolah-olah kebal hukum

Konfirmasi ke salah satu warga sekitar berinisial D mengatakan” yang berkordinir tambang ini saudara inisial IS pak padahal lokasi ini sering di tertibkan akan tetapi terus beroperasi tegasnya.

Melanggar Undang-undang No.03 Th 2020 Pasal 158 Jo Pasal 35 Tentang Perubahan atas Undang-undang No 04 Th 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara, ancaman 5 thn penjara denda Rp.
100.000.000.000; (Seratus Milyar Rupiah)

Padahal sebelumnya bulan lalu, Kamis (18/11/2021) udah ditertibkan oleh Tim Gabungan Polres Bangka Tengah dan Satpol PP Bangka Tengah tapi tetap saja tidak jera.

Dilansir dari berita sebelumnya, Penambang Timah Ilegal Marbuk, Kenari, dan Punguk Main Kucing-kucingan dengan APH

“Mereka bisa dijerat dengan UU Minerba Nomor 3 Tahun 2020 Pasal 158”.

“Setiap orang yang melakukan Penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan
pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100.OOO.000.000,00 (seratus miliar rupiah)”.

Kemudian, barang siapa yang membuang limbah sembarangan hasil dari pertambangan juga dijerat dengan UU PPLH Nomor 32 Tahun 2009 Pasal 104.

Dengan adanya aktivitas tambang Timah Ilegal beroperasi lagi di dekat dari tiang sutet di Gelem eks IUP PT.kobatin masuk area Wilayah Pecandangan Negara (WPN) Marbuk, Kenari dan Pungguk meminta APH untuk menindak tegas para penambang Timah ilegal dan penampung bijih timah ilegal. (Dedi/Tim Sembilan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *