Syukuran Awal Tahun Baru dalam Konteks Kualitas Persahabatan dan Persaudaraan

Bersemangat Persekutuan dan Pelayanan Sosial Kultural Kemanusiaan dan Kerakyatan.

Gunungsitoli | 10/1/2026 – Detikkasus.com – Acara Syukuran Awal Tahun Baru, berlangsung secara sederhana pada hari Senin, tanggal 5 Januari 2026, di kawasan Tohia – Diponegoro Gunungsitoli (Gusit), Kepni. Acara berlangsung di rumah Keluarga Alm. Fatiaro Daeli (Ama Vandel Jaya Daeli) dan Alm. Nurmani Lase (Ina Vandel Jaya Daeli) sebagai Penyelenggara acara. Kata-Kata Sambutan disampaikan oleh Firman Jaya Daeli (mewakili Keluarga) ; Walikota Gusit Sowa’a Laoli ; dan Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu. Tema atau Narasi acara diletakkan, dibangun, dan diletakkan dalam konteks dan kerangka pergumulan, pergulatan, perenungan, peluang, dan tantangan kekinian dan kedepan.

Sekitar dua ratusan Undangan sebagai Tamu dan Keluarga yang datang menghadiri dan mengikuti acara. Antara lain : Walikota Gusit ; Bupati Nias Utara ; Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gusit Firman Halawa dan Ibu ; Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Nias AKBP Agung Suprapto dan beberap Pejabat Utama (PJU) Polres Nias ; Ketua DPRD Gusit Adrianus Zega ; Kepala BNN Gusit, Kepni AKBP Arifeli Zega ; Wakil Walikota Gusit Martinus Lase dan Ibu ; Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega dan Ibu ; Pimpinan Cabang BRI Gusit Andri Prayogi ; Bupati Nias Barat Pada Masanya AA. Gulo ; Bupati Nias Barat Pada Masanya Khenoki Waruwu : Wakil Walikota Gusit Pada Masanya Aroni Zendrato san Ibu ; Wakil Kapolres Nias Kompol S.K. Harefa ; Sekda Nias Utara Bazatulo Zebua dan Ibu ; Sekda Nias Pada Masanya Fg. Marthin Zebua ; Ephorus ONKP Pdt. Matias Daeli ; Sekum BPH BNKP Pada Masanya Pdt. Dorkas Orienti Daeli ; Wakil Ketua DPRD Gusit Pada Masanya Hadirat Gea ; Ephorus ONKP Pada Masanya Pdt. (Em.) B.L. Hia ; beberapa Pimpinan dan Anggota DPRD ; Pimpinan/Anggota DPRD Pada Masanya ; dan lain-lain. Tentu juga kalangan Keluarga berkenan datang menghadiri dan mengikuti acara, antara lain : Ibu Ina Paskah Damai Sejahtera (Boy) Daeli ; Bapak Ama Gestik Lase : dan lain-lain.

Syukuran Awal Tahun Baru dihadiri dan diikuti juga oleh sejumlah Tamu dan Undangan dari berbagai profesi dan kalangan. Antara lain : Pimpinan dan Pengurus Partai Politik ; Tokoh-Tokoh Masyarakat ; Tokoh-Tokoh Agama ; Pimpinan dan Pengurus Gereja ; Pimpinan dan Pengurus Organisasi Kemasyarakatan ; Organisasi Kepemudaan ; Organisasi Kemahasiswaan Ektra Kampus dan Intra Kampus ; kalangan Profesional ; Aktifis, Jurnalis/Media ; Civil Society, NGO, LSM ; kalangan Pengusaha, dan lain-lain. Kesemua Tamu dan Keluarga yang diundang pada dasarnya terpanggil datang menghadiri dan mengikuti keseluruhan rangkaian acara. Tentu dalam perspektif untuk bersama dan bersatu mengukuhkan dan menumbuhkan ikatan persahabatan dan persaudaraan. Sebuah Ikatan dengan penuh semangat Persekutuan dan Pelayanan sosial kultural.

Rangkaian acara Acara Syukuran Awal Tahun Baru – diawali dengan Kata Pengantar oleh Kurnia Jaya Fahasaradodo Daeli (mewakili Keluarga). Dilanjutkan dengan Ibadah oleh Liturgos Pdt. Singkir D. Hulu. Kemudian dilanjutkan dengan Khotbah dan Refleksi Teologis Syukuran Awal Tahun Baru oleh Pdt. Sinar Abdi Waruwu (Sekjen ONKP). Persembahan Kolekte Ibadah diperuntukkan secara khusus dan secara langsung untuk diberikan dan disampaikan kepada Korban dan Keluarga Korban Bencana Alam di Provinsi Sumut, di Provinsi Aceh, di Provinsi Sumbar. Nuansa acara pada hakekatnya dinarasikan sebagai sebuah sikap etis dan pendirian moral untuk terpanggil sepenuhnya dan sejatinya melakukan Penyelamatan, Pemulihan, Pembangunan. Sebuah Panggilan Teologis sebagai Pernyataan dan Kebaktian Sosial dan Kultural yang otentik.

Keseluruhan ekosistem penyelenggaraan acara Syukuran Awal Tahun Baru pada dasarnya dilaksanakan secara sederhana, singkat, dan khidmat. Berlangsung dalam konteks dan kerangka sosial dan kultural kekeluargaan dengan penuh persahabatan dan persaudaraan yang berarti. Narasi acara kegiatan adalah merupakan Narasi Pengucapan Puji dan Syukur kepada TUHAN Yang Maha Kasih dan Maha Kuasa. Sebuah dan serangkaian Narasi sebagai tanggapan otentik dan ungkapan konkrit Kebaktian (Berbakti) Keluarga, Tamu, dan Kita semua secara bersama-sama. Tentu dan terutama untuk Bersyukur (Syukuran) kepada TUHAN Yang Empunya Kerajaan, Kuasa, dan Kemuliaan( SW).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *