Sosialisasi Penyelenggaraan Perlindungan Anak di Way Bungur-Lampung Timur

Lampung Timur l Detikkasus.com –  Perlindungan terhadap anak merupakan hal yang wajib, tidak hanya menjadi tanggung jawab orangtua tapi juga guru atau pendidik dan masyarakat luas.

Anak-anak harus memiliki masa depan yang cerah dan berhak mendapatkan pendidikan layak, kesehatan yang sebenar-benarnya, dan semua kebutuhan jasmani dan rohani yang mutlak dipenuhi.

Bahasa itulah yang diangkat dalam kegiatan ‘Sosialisasi tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak’ yang diadakan di Desa Tegal Ombo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Kamis (22/9/2022).

Kepala Dinas Pendidikan H. Marsan, yang hadir mengatakan sangat concern terhadap persoalan anak.

Anak-anak merupakan generasi penerus yang harus dilindungi negara.

Mereka memiliki hak-hak yang harus dipenuhi dan pemerintah wajib mengupayakannya. Dalam hal ini.

Karena, anak-anak adalah masa depan kita semua dan mereka berhak mendapatkan perlindungan, mulai dari sisi pertumbuhan, sisi pendidikan, kesehatan, sampai mereka ke jenjang bisa mendapatkan pekerjaan.

Diharapkan, Perda itu bisa menjadi acuan bagi masyarakat, bahwa anak-anak juga memiliki hak yang perlu dilindungi dan sudah menjadi tugas orangtua untuk menjadi pengawas dalam tumbuh kembang anak, sehingga anak tumbuh dewasa memiliki karakter yang baik dan religius.

Anak-anak harus kita jaga karena tantangan ke depan sangat berat.

“Pendidikan akan karakter itu harus kita tanamkan sejak dini dan tentunya pendidikan agama dan budi pekerti juga ditanamkan, sehingga anak akan tahu nilai-nilai karakter yang baik,” ujar H. Marsan.

“Apa yang ada di dalam Perda tersebut, seyogyanya menjadi pedoman kita menjaga tumbuh kembang anak, agar anak-anak bisa tumbuh dalam koridor yang tepat, tidak salah dalam pergaulan, dan tepat menempatkan bakat dan minat mereka. Dengan begitu, mereka akan tumbuh menjadi manusia-manusia yang dapat diandalkan dan berguna bagi masyarakat di lingkungannya,” terang Rini yang juga hadir dalam acara itu sebagai narasumber.
(Ledy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *