Seputar Kalbar | Rupinus Keluhkan Banyaknya sampah di seputar Sungai Kapuas.

Detikkasus.com | Sekadau – Kalbar
Dalam rangka memperingati hari peduli sampah di Sekadau di pusatkan di pasar baru jln Panglima Naga. Peringatan sampah sendiri dulakukan mengingat Sekadau sendiri meniliki kapasitas 10 ton /per hari dengan armada truck 4 unit. Hal ini disampaikan kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup dr. Wirdan Mahzumi.

Terkait standard pengelolaan sampah masih sebatas pengangkutan dan pemindahan sampah,pada kesempatan ini disampaikan BLH ingin mengelola sampah menjadi memiliki nilai jual, dan berdaya guna bagi masyarakat.
Sedangkan jajaran BLH mengklaim telah mengasuransikan pekerja sampah secara keseluruhan, diakui olehnya tenaga pengelola sampah kedepan memerlukan sentuhan tehknologi,pungkasnya.

Baca Juga:  SOSIALISASI BUDAYA POLITIK SANTUN DI KABUPATEN SINTANG TAHUN 2018.

Persoalan sampah sendiri sudah merupakan persoalan menyeluruh seiring tehknologi dan kesadaran manusia juga kurang peka dan kedisiplinan akan fungsi kebersihan, padahal aturan sudah ada, hal ini disampaikan bupati Sekadau Rupinus dalam sambutannya.
Banyak contoh disampaikan Rupinus terutama tepian Sungai Kapuas yang berjibun sampah dan jalan diseputar Sekadau serta pasar Sekadau.

Baca Juga:  DETIK KASUS | Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Demak Dandim 0716/Demak Turut Hadir

Pada kesempatan ini Rupinus berharap kepada masyarakat agar peka dan sadar serta ditingkatkan kepedulian dalam menangani sampah sesuai dengan thema peringatan “Sayangi sampah,bersihkan dari sampah”.
Penanganan sampah di Sekadau sendiri diharapkan terus berlanjut, jangan hanya sampai 3 bulan saja, seiring peringatan yang dimulai tiga bulan lalu., pungkasnya.Dalam kegiatan tampak hadir Sekda Sekadau Zakaria Umar, Kepala Badan Lingkungan Hidup, dr. Wirdan Mahzumi, dan undangan lainnya. /jonnipurba /DK/

Baca Juga:  Seputar Kalbar | Polres Melawi, Polsek Kota Baru Grebek TKP Produksi Arak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *