Provokasi 22 Mei Yang Mengakibatkan Tindakan Anarkis Kepada Negara Sendiri

oleh -

Penulis: Amatul Firdausa
Prodi : Ilmu Pemerintahan
Universitas Muhammadiyah Malang

Detikkasus.com | Sungguh miris yang kita lihat sekarang bangsa Indonesia melakukan tindakan anarkis seperti peperangan kepada negara sendiri karena persoalan PILPRES yang membuat semua nya menjadi terpecah belah. Seharusnya kita sebagai rakyat Indonesia harus bersatu untuk menjalin ikatan yang saling terikat dan menjalin hubungan yang erat satu sama lain bukannya menjatuhkan satu sama lain hingga membuat tindakan kriminal seperti demonstrasi.
Ir.Soekarno pernah berkata pada Jaman dulu bahwa “Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah. Tapi perjuangan kalian akan lebih berat, karena melawan saudara sendiri”. Jaman dahulu dan sampai sekarang terbukti dengan ada nya hal seperti yang dikatakan Ir.Soekarno bahwasanya Mungkin kita berpikir bahwa dulu peperangan bersama penjajah sudah berakhir dan kita bisa mengusir penjajah di Negara Indonesia ini, tetapi ternyata masih ada sikap yang egois dari rakyat Indonesia karena hanya meikirkan kepentingan pribadi.
Perjuangan tidak berhenti sampai di sini, perjuangan masih tetap berlanjut dengan menjadikan Indonesia tetap menjadi bangsa yang bersatu kita teguh dengan menjalin erat ikatan persaudaraan yang sudah dibangun selama ini. Bukan malah menjadi provokasi tanpa mengetahui kebenarannya dengan mencari fakta yang relevan tetapi malah memberi kehancuran.
Media sosial adalah tempat untuk mempermudah kita mendapatkan berbagai informasi, tetapi nyatanya sekarang media sosial dijadikan hal yang disalah gunakan dengan menyebarkan hoax yang belum tentu kebenanarnya. Sebagai pengguna medsos seharunya kita bisa memberikan kritik yang membangun bukan saling menjatuhkan, bukannya menganalisis kebenaran nya terlebih dahulu tetapi rakyat Indonesia sendiri hanya bisa menghujat dan menjatuhkan satu sama lain hingga tidak ada ujung dari persoalan ini.
Pada Jaman dahulu para pahlawan melawan penjajah dan semua rakyat Indonesia bersatu dengan teguh karena memiliki musuh yang sama, tetapi sekarang malah berbalik arah karena perpecahan melawan saudara kita, hingga merusak nama negara sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *