Polsek Japut Selidiki Kasus Dugaan Perkosaan dan Curas, Reporter – Arifin

 

Polda Papua – Polres Jayapura Kota, detikkasus.com – Kepolisian sektor Jayapura Utara saat ini menyelidiki kasus dugaan Pemerkosaan dan Pencurian dengan Kekerasan yang terjadi di jln.Mandala kelurahan Trikora distrik Jayapura Utara.Senin (19/06/17) siang.

Kasus tersebut telah ditangani oleh anggota polsek yang dipimpin oleh Ipda Jetny Sohilait, SH dan kasus ini menimpa korban sebut saja Melati (27) tahun seorang ibu rumah tangga.

Kapolsek Jayapura Utara Akp Piter Kendek, S.Sos, MM ketika dihubungi Humas Polres Jayapura Kota membenarkan bahwa telah terjadi Kasus Pemerkosaan dan Pencurian dengan Kekerasan, Senin,19/06/17 pukul 11.30 wit di Jln.Mandala dok V Atas kelurahan Trikora yang menimpa seorang ibu rumah tangga (Melati) yang saat itu sedang berada di rumah bersama anaknya yang berusia tiga tahun.

“Melati menuturkan bahwa saat itu sedang menonton tv di ruang tamu kemudian ke ruang belakang bersama anaknya untuk membuat susu tiba-tiba pelaku masuk kedalam rumah dari arah belakang dengan membobol jendela dan langsung menodong korban dengan pisau dapur sambil mengancam agar Melati memberikan semua yang ada kalau tidak Melati dibunuh karena ketakutan lalu menunjukan tempat uang di kamar depan lalu pelaku berhasil mengambil uang satu juta rupiah.” Ungkap Melati.

“Peristiwa tersebut tidak berahir sampai disitu saja urai Melati, ternyata setelah menggenggam uang satu juta lalu pelaku kembali mengancam Melati dengan menodongkan pisau dan memerintahkan Melati untuk menurunkan celana karena saat itu tidak ada orang lain hanya bersama anaknya yang masi kecil serta takut dibunuh sehingga mahkotanya direnggut secara paksa dan dibawah ancaman, dan setelah selesai menggagahi Melati lalu pelaku pergi melalui jendela belakang. ” Tuturnya dengan sedih.

Setelah pelaku menghilang maka saat itu Melati langsung mendatangi Polsek untuk melaporkan peristiwa bejat dan tak senonoh tersebut seketika itu anggota langsung mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) namun tidak menemukan pelaku, dan saat ini masih dalam Penyelidikan pihak yang berwajib.( Arif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.