Pinter Ngaji Jombang, Tak Perlu Lagi ke Kota, NIB Langsung Cetak di Balai Desa, Cepat dan Gratis!

​Jombang | Detikkasus.com – Balai Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, pada Rabu (3/12/2025) pagi tampak berbeda dari hari biasanya. Pendopo desa disulap menjadi kantor pelayanan kilat. Puluhan warga, yang mayoritas adalah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ramai-ramai datang membawa berkas dan harapan. Mereka menantikan giliran dalam program inovatif Pemerintah Kabupaten Jombang, PINTER NGAJI (Perizinan Terpadu Langsung Jadi).

​Program jemput bola ini, yang kembali diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jombang, membuktikan komitmen pelayanan publik yang mendekat, bukan yang harus didekati. Target hari itu adalah memfasilitasi 60 hingga 70 izin usaha agar langsung terbit di tempat.

​​Kepala Desa Gedangan, Sukarno, dalam sambutan pembukaannya, menyampaikan apresiasi yang mendalam. Kehadiran tim DPMPTSP di desa adalah jawaban nyata atas kesulitan yang selama ini dirasakan warganya.

​“Selama ini banyak pelaku usaha kecil yang merasa kesulitan mengurus izin karena kendala jarak, keterbatasan waktu, hingga kesulitan teknis dalam menggunakan perangkat digital. Dengan pelayanan jemput bola ini, kami menyaksikan komitmen itu terwujud,” ujar Sukarno.

​Sukarno menegaskan bahwa izin usaha bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan dasar agar UMKM dapat berkembang, mengakses program pemerintah, mengikuti pelatihan, dan berpeluang memperoleh bantuan permodalan.

​Dari pedagang kuliner rumahan, penyedia jasa, hingga pengrajin, semuanya hadir tanpa tebang pilih. Suasana pendopo dipenuhi antusiasme, mencerminkan kerinduan masyarakat terhadap kemudahan birokrasi.

​NIB Terbit dalam Hitungan Jam
​Di meja pelayanan, petugas DPMPTSP duduk berjajar, masing-masing dilengkapi laptop. Mereka tidak hanya melayani, tetapi juga mengedukasi.

Warga difasilitasi secara penuh, mulai dari konsultasi perizinan, pembuatan akun OSS (Online Single Submission), hingga penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dapat langsung dicetak dan dibawa pulang.

​Inilah inti dari PINTER NGAJI: mengubah proses yang terasa rumit dan jauh, menjadi cepat, sederhana, dan gratis.
​“Biasanya kami harus ke kota dulu, mengeluarkan biaya transportasi dan menghabiskan waktu seharian. Sekarang cukup datang ke balai desa, langsung bisa selesai. Prosesnya cepat dan tidak dipungut biaya,” ungkap salah seorang pelaku usaha yang mengaku sangat terbantu.

​Legalitas resmi ini pun secara psikologis meningkatkan kepercayaan diri pelaku UMKM. Dengan NIB di tangan, mereka merasa usahanya diakui secara hukum dan lebih siap mengikuti program pemberdayaan ekonomi pemerintah.

​Plt Kepala DPMPTSP Jombang, Joko Triyono, kembali menegaskan bahwa PINTER NGAJI merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi lokal.

​“UMKM adalah kekuatan terbesar perputaran ekonomi lokal. Ketika mereka memiliki NIB, pintu banyak peluang akan terbuka: pembiayaan, pelatihan, hingga akses pasar. Ini adalah bentuk komitmen kami agar UMKM di Jombang tidak berjalan sendiri,” jelas Joko.

​Melihat tingginya kebutuhan masyarakat, DPMPTSP Jombang menargetkan program ini menjangkau seluruh kecamatan. Melalui kolaborasi erat dengan pemerintah desa, tidak ada satu pun pelaku usaha mikro yang diharapkan tertinggal dalam proses transformasi digital perizinan ini.

​PINTER NGAJI di Desa Gedangan adalah sebuah demonstrasi bahwa pelayanan publik yang progresif dapat diwujudkan secara lebih dekat, manusiawi, dan relevan dengan kebutuhan warga.

Inovasi yang cepat, sederhana, gratis, dan ramah ini menjadi model pelayanan publik yang sangat diapresiasi masyarakat, sekaligus memperkuat langkah Pemkab Jombang dalam memajukan perekonomian desa dan menyejahterakan warganya.

(Jum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *