Periksa Oknum Kades Dibeberapa Kecamatan Kabupaten Paluta

oleh -

Detikkasus.com l Paluta – Rabu (17/07/2019) Dihari rabu pada tanggal 10 juli TIM mengitari beberapa Desa dikecamatan Dolok Sigompulon Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) Provinsi Sumatera Utara. Situasi pantauan TIM bahwa kebanyakan kantor kepala desa tutup walaupun pada jam dinas, Parahnya lagi ternyata masih banyak Desa yang tidak memiliki kantor kepala desa. Dalam satu Desa ada yang empat puluh lima (45) Kepala Keluarga di Desa tersebut. Bahkan kata pejabat publik didalam rungan kantor kerjanya, Tunas H Siregar katanya masih banyak desa yang hanya lima belas (15) Kepala Keluarga (KK).

Kemudian TIM menuju kekantor Camat Dolok Sigompulon, Parahnya lagi rungan pejabat penting kecamatan terkunci, Sekitar lima belas menit kemudian datang PARDOMUAN RAMBE, Dirinya katanya hanya sebagai staf honor tidak mampu menjawab konfirmasi yang akan disampaikan oleh TIM Media.

Pentingnya mengembangkan informasi kemudian TIM meninggalkan pesan kepada Pardomuan Rambe, Agar bisa berkomuniikasi melalui telepon dengan MUKHLISSUDDIN S,Sos selaku Kasi Pemerintahan dan MADNALIM PAKPAHAN sebagai Camat di Dolok Sigumpulon, Akan tetapi hingga saat ini tidak ada perkembanhan informasi.

Sekitar pukul 14;15 Wib hari selasa (16/07/2019) PANGGANA SIREGAR dan M.PANE komisi A DPRD Paluta mengatakan “Sebanyak 386 Desa didua belas (12) kecamatan se-Kabupaten Paluta, Tidak bisa terpantau mereka Dana Desa sudah tepat guna tepat sasaran apa belum.

Kalaupun kami bikin agenda satu hari satu desa kami pantau perharinya, Tentunya sampai berganti tahunpun belum selesai kami pantau situasi perkembangan dana desa tersebut. Ujar mereka dari komisi A DPRD Paluta

Ditempat terpisah sekitar pukul 15;55 Wib mejadi hal yang sangat aneh jika pejabat publik alergi ketika dikonfirmasi, MUZNI LH HARAHAP Kabid PemDes PMD Kabupaten Paluta “Karena tau dirinya saat berbicara direkam, Kemudian dirinya bergegas pergi dari dalam ruangan kantor kerjanya”,

TUNAS H SIREGAR selaku Sosial Budaya di PMD Kabupaten Paluta mengatakan “Masih nanyak Desa yang hanya lima belas KK (15 KK) sudah layak menjadi Des, Termaksud desa Purbatua dikecamatan Padang Bolak dan Desa SIMANDI ANGIN kecamatan Portibi. Ujarnya

ABDI TUAH Wakil kordinator LSM TIPAN-RI pesisir pantai mengatakan, “Dalam penggunaan semua anggaran dana desa serta pelayanannya terhadap masyarakat, Sudah sewajarnya oknum kades dibeberapa kecamatan se-Wilayah Kabupaten Paluta untuk segera diperiksa, Semua anggaran uang rakyat yang masuk desa harus tepat guna tepat sasaran”.

ABDI TUAH Menambahkan “Menjadi hal yang sangat aneh bin ajaib satu desa hanya lima belas Kepala Keluarga (KK), Apalagi jika pejabat penting dikantor Desa tidak ada diruangan kantor desa, bahkan tak jarang ditemui ada desa tapi ttidak ada kantor desa, Tidak tertutup kemungkinan pejabat penting yang ada di Kabupaten Paluta, Sepakat memanipulasi data demi merauf keuntungan”. Ujarnya ( J. Sianipar )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *