Penyuluhan Pembuatan Pakan Ternak Fermentasi (Silase) oleh PMM UMM

oleh -

Detikkasus.com | Malang

Penyuluhan Pembuatan Pakan Ternak Fermentasi (Silase) oleh PMM UMM Kelompok 56 Gelombang 4 di Desa Sitiarjo Kecamatan Sumawe Kabupaten Malang

Pengabdian masyarakat oleh mahasiswa (PMM) Kelompok 56 Gelombang 4 telah melakukan penyuluhan pembuatan pakan ternak fermentasi (silase) terhadap para peternak di Desa Sitiarjo, Sumawe. Penyuluhan pembuatan pakan silase dilaksanakan pada hari Minggu (18/4/2021) pukul 15.00 WIB bertempat di posko PMM Desa Sitiarjo, Kec.Sumbermanjing Wetan, Kab.Malang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua RT dan para peternak yang ada di desa tersebut. Penyuluhan pembuatan silase ini didasarkan atas jumlah peternak sapi potong yang ada di Desa Sitiarjo lebih dari 10 orang dan dikarenakan pada musim kemarau peternak susah dalam mencari rumput sehingga kebutuhan nutrisi yang diberikan ke ternak kurang maksimal. Oleh karena itu, mahasiswa PMM UMM memberikan ide kepada peternak untuk membuat fermentasi rumput yang dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. “Kegiatan ini bagus, dan belum pernah ada penyuluhan mengenai pembuatan pakan fermentasi (silase) di desa ini. Sehingga saya mendukung adanya program kerja ini karena sangat bermanfaat untuk para peternak disini”. Ujar Heri, salah satu peternak di Desa Sitiarjo
Pakan ternak fermentasi (silase) merupakan campuran bahan pakan ternak yang meliputi rumput, molasses, dedak yang dimasukkan ke dalam tong kedap udara selama 14 hari. Umumnya para peternak membuat silase dari bahan-bahan tersebut, tetapi mahasiswa PMM UMM membuat pakan silase dengan memilih bahan-bahan yang dapat mempersingkat proses fermentasi. Bahan-bahan pembuatan silase yang digunakan untuk penyuluhan yaitu rumput gajah dan produk probiotik (miobilin). Produk miobilin merupakan produk probiotik yang dibeli dari salah satu dosen peternakan di UMM. Produk probiotik ini dapat mempersingkat masa fermentasi sekitar 3-4 hari. Sehingga dalam waktu 3-4 hari tersebut silase dapat diberikan ke ternak.
Penyuluhan pembuatan silase diawali dengan pemaparan materi tentang pakan fermentasi (silase) yang dilakukan oleh salah satu tim PMM kemudian dilanjutkan dengan demo pembuatan silasenya. Demo pembuatan silase ini dilakukan dengan pengenalan bahan-bahan yang akan digunakan yaitu rumput, air, dan probiotik (miobilin) kemudian dilakukan pencampuran bahan dengan menaburkan campuran larutan probiotik dengan air secara merata di atas rumput gajah yang telah dicacah. Setelah tercampur rata kemudian dimasukkan ke dalam trashbag. Dalam penyuluhan ini, warga sangat antusias mendengarkan materi serta banyak memberikan pertanyaan-pertanyaan menarik terhadap pemateri. “Penyuluhan pembuatan silase di desa ini sangat bermanfaat untuk peternak, karena di musim kemarau peternak kesulitan mencari rumput sehingga diharuskan mereka untuk membeli rumput setiap harinya, hal tersebut mengakibatkan peternak mengeluarkan biaya, oleh karena itu dengan adanya penyuluhan ini sangat memberikan manfaat ke para peternak”, ujar Jemiren, Ketua RT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *