Pemdes Desa Air Selimang Adakan Titik Nol dan Sosialisasi Padat Karya Tunai di Tahun 2021

  • Whatsapp

Bengkulu l Detikkasus.com – Desa Air Selimang, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang, Propinsi Bengkulu, melaksanakan kegiatan sosialisasi Padat Karya Tunai ( PKT ) dan musyawarah pra kegiatan pembangunan desa tahun anggaran 2021, dengan ini semangat bersama masyarakat tetap jaga protokol kesehatan di masa Covid-19.

Turut hadir dalam acara tersebut, Camat Seberang Musi serta staf PMD, PDTI, PMD, PD, BPD, TPK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan peserta PKT, dan Tokoh Pemuda Desa Air Selimang.

Kepala Desa Supardi saat menyampaikan dengan tegas, kepada masyarakat.

“Saya harap bisa mengerjakan fisik tersebut, dengan baik, mari sama-sama kita membangun infrastruktur desa, karena adanya pembangunan di desa, kalau tidak dibantu dan dukungan masyarakat, maka pembangunan desa kita tidak akan terlaksanakan pembangunan yang baik.

“Mari kita kedepan merawatinya demi kepentingan bersama,” katanya.

Adapun yang akan dibangun di tahun 2021 yang telah disepakai ini yakni, drainase, plat dauker, rambat beton, pelapis tebing, rehab balai dan jembatan beton.

Ditambah oleh ketua BPD Supriyono selaku ketua menyampaikan.”Mari sama-sama kita ucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena pada hari ini kita bisa berkumpul di kantor desa ini, guna untuk mengikuti acara padat karya tunai dan rapat pra pelaksanaan kegitan tahun anggaran 2021 pembangunan Desa Air Selimang, kami dari Badan Musyawarah Desa (BPD) mengapresiasi atas kinerja Kepala Desa serta perangkatnya yang telah berupaya membangun Desa Air Selimang ini, kepada masyarakat atas adanya pembangunan di desa ini mari sama-sama kita pelihara. Apapun pembangunan di desa kita ini, agar azas manfaatnya dapat kita sama-sama kita nikmati secara berkesinambungan,” kata Supriyono.

Camat seberang Musi Gunawan Supriadi berpesan.”Dalam kesempatan ini saya sampaikan, dalam pelaksanaan kegitan ini, saya mohon kepada perangkat desa adimistrasinya harus lengkap, walaupun seratus perak pengeluarannya itu harus jelas SPJ-nya, kemudian kepada BPD saya harap, agar pengawasannya diperketat agar pembangunan desa tidak terjadi hal-hal yang tidak kita harapkan, kepada masyarakat kerjakanlah pembangunan desa secara bersama-sama, kalau ada kendala tolong diselesaikan dengan musyawarah, supaya keharmonisan masyarakat desa tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya. (Sufri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *