Makam Islam Tuwiri Seduri di Garis Polisi

oleh -

Mojokerto | Detikkasus.com

Penemuan makam atau kuburan janin misterius terjadi di Mojokerto, Jawa Timur, kuburan yang ditemukan di Makam Islam Tuwiri itu berisi janin yang dibungkus kantong plastik. Polisi memburu sekelompok pemuda yang dicurigai sebagai pelakunya.

Kepada wartawan, Anggota Linmas Desa Seduri Haris Sumarto (43) mengatakan, penemuan makam janin itu berawal dari sejumlah anak yang bermain petasan pada Sabtu (1/5/2021) sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka melihat 3 pemuda dan 1 pemudi melakukan sesuatu di dalam Makam Islam Dusun Tuwiri.

“Saya dilapori ayah dari anak-anak yang main petasan. Kemudian saya diajak warga ke sini untuk mengecek,” jelas Haris kepada wartawan di Makam Islam Tuwiri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa timur. Minggu (2/5/2021).

Kata Haris, Penemukan sebuah kuburan baru di bagian barat Makam Islam Tuwiri, ternyata makam tersebut tanpa batu nisan, berisi sebuah bungkusan. “Kami tidak berani membuka karena takut berisi narkoba atau yang lain. Saya lapor ke kepala Dusun, lalu kami buka bersama-sama,” ujarnya.

Bungkusan kantong plastik hitam dan putih itu ternyata berisi janin. Haris lantas mengubur kembali janin tersebut dengan cara Islami. Di lain sisi, Kepala Dusun Tuwiri melapor ke Bhabinkamtibmas Seduri. Anggota Polsek Mojosari dan Satreskrim Polres Mojokerto melakukan olah TKP sekitar pukul 22.00 WIB.

“Polisi mengukur kedalaman lubang, kantong berisi janin tidak dibuka. Barang bukti masih dikubur,” ujarnya.

Saat ini, tempat penemuan makam janin telah dipasangi garis polisi. Kapolsek Mojosari Kompol Heru Purwandi menuturkan, janin tersebut dikubur hanya dengan dibungkus dua lapis kantong plastik warna putih dan hitam. “Kondisi janin sudah lengkap bagian tubuhnya dari kepala sampai kaki. Jenis kelaminnya saya tidak mengecek,” pungkasnya.

Hingga pada pukul 14.00 WIB, Polisi belum mengautopsi janin tersebut, Janin masih berada di dalam makam yang ditemukan oleh warga, Sehingga belum jelas janin tersebut korban aborsi atau ada kemungkinan lainnya.

Menurut Heru, pihaknya masih fokus menyelidiki sekelompok pemuda yang mencurigakan.

Namun, Heru menyebut jumlah pemuda yang mencurigakan hanya 3 orang. Mereka dicurigai sebagai pengubur janin tersebut. “Masih kami selidiki. Karena kami menerima laporan pada jam 9 malam ada 3 orang mencurigakan di dalam makam,” tandasnya.

Saat ini, area Makam masih dalam Police Line atau di Garis Polisi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *