Lokasi Kebakaran Jauh Dari Titik Damkar, Satpol PP Ajukan Pendirian UPT di Wilayah Utara, Reporter Hernandi K S.Sos M.Si

Lokasi Kebakaran Jauh Dari Titik Damkar, Satpol PP Ajukan Pendirian UPT di Wilayah Utara, Reporter Hernandi K S.Sos M.Si

Sampang, Detikkasus.com – Efisiensi dan efektivitas kinerja Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Sampang terhadap penanganan Kebakaran yang lokasinya jauh dari titik Damkar perlu di pertanyakan

Dengan lokasi yang jauh akan membutuhkan waktu lama bagi tim Damkar tiba di lokasi sementara di tempat kebakaran membutuhkan penganan yang cepat untuk memadamkan api

Seperti yang terjadi di Pasar Polowijo DesaTamberu Timur Kecamatan Sokobanah Sampang jumat 9/6

Sekitar pukul 13.00 api membakar atap salah satu.kios, munculnya api.di ketahui pedagang dan pengunjung yang masih betada di pasar

Sambil berupaya untuk memadamkan api dengan peralaran seadanya, aparat keamanan langsung menghubungi Satuan Damkar Satpol PP yang ada di Sampang

Pasukan Damkar langsung merespon dan bergegas menuju lokasi, namun karena lokasi kebakaran jauh sehingga membutuhkan waktu dua jam menuju ke lokasi, sementara warga tidak mampu mengatasi api yang sudah menghanguskan beberapa kios dan lapak

Dua jam berikutnya sekitar pukul 15.00 wib dua unit mobil Damkar tiba di lokasi, tidak membutuhkan waktu lama api sudah berhasil di.padamkan

Dalam peristiwa kebakaran yang di duga akibat konsleting listrik itu tidak ada korban jiwa, hanya 7 kios dan 2 lapak hangus terbakar, Di perkirakan nilai kerugian akibat kebakaran 150 juta

7 kios yang terbakar dan menjual sembako itu milik Badriyah 1 kios, Juhariyah 1 kios, H Nahdiyah 2 kios, Hamidah 2 kios dan Halipah 1 kios, sedangkan lapak yang hangus dengan tanah menjual buah milik Iyam dan Rahma

Pelaksana tugas (Plt) Satpol PP Sampang Rudi Setiadi mengaku lokasi Kebakaran yang jauh merupakan kendala untuk memaksimalkan kinerja Damkar dalam penanganan kebakaran
“Kita harus berangkat karena merupakan tugas dan bentuk tanggung jawab, apapun kondisinya harus di pastikan api sudah padam,”tuturnya

Rudi Setiadi menambahkan untuk mengantisipasi kendala serta kondisi yang seperti itu pihaknya sudah mengajukan pendirian UPT di wilayah utara yang di harapkan dapat mengcover minimal tiga Kecamatan Banyuates, Ketapang, Sokobanah bahkan Kecamatan Robatal. (Her).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.