Langkah Memutuskan Keputusan Investasi Modal Perusahaan

Artikel l Detikkasus.com – Investasi merupakan sebuah aktivitas atau kegiatan dalam menyimpan atau meminjamkan atau menempatkan modal pada suatu perusahaan dengan harapan memperoleh keuntungan di masa mendatang.

Dengan kata lain, Investasi merupakan kegiatan pengaharapan dari seseorang yang ingin nilai dari suatu asset meningkat seiring berjalannya waktu.

Investasi mengacu pada pembentukan modal atau proses yang meningkatkan stok modal. Investasi mempunyai dua komponen yaitu investasi tetap dan Investasi persediaan.

Investasi Tetap mengacu pada penignkatan stok asset tetap (seperti pabrik dan mesin) dari produsen selama periode tahun akuntansi.

Sedangakan Investasi persediaan pada titik waktu dimana produsen memegang stok barang jadi (barang yang tidak terjual), barang setengah jadi (barang yang sedang dalam proses produksi), dan bahan baku (membebankan persediaan persediaan selama setahun periode akuntansi).

Dalam hal ini keputusan investasi modal merupakan hal pokok yang paling dasar sebelum perusahaan atau khususnya manajer terjun pada dunia investasi. Perencanaan, pemilihan dan penetapan tujuan serta prioritas, pengaturan pendanaan, serta pengunaan kriteria tertentu untuk memilih aktiva jangka panjang adalah hal mendasar yang wajib dipahami terlebih dahulu.

Hal ini disebut dengan keputusan investasi modal atau Capital Investment Decision.

Setelah mengetahui secara umum langkah awal dalam berinvestasi, saatnya manajer atau pelaku bisnis beralih dalam proses pengambilan keputusan investasi modal atau disebut dengan penganggaran modal.

Singkatnya penganggaran modal terbagi menjadi 2 jenis yaitu, proyek independent dan proyek saling eksklusif.

Proyek independent adalah proyek investasi modal yang tidak berkaitan satu dengan yang lainnya.

Dengan kata lain, apabila jika manajer mendapat suatu proyek yang jika diterima atau ditolak tidak akan mempengaruhi aliran kas proyek lainnya.

Sedangkan proyek saling eksklusif merupakan antonym dari proyek independent.

Proyek ini mengharuskan seorang manajer atau perusahaan memilih dengan cermat dan bijaksanana salah satu alternatif yang saling bersaing untuk menyediakan dasar kebutuhan yang sama dan penerimaan salah satu proyek akan sangat berdampak dengan dengan proyek lainnya.

Nahh, jika anda adalah suatu manajer atau pelaku bisnis sebelum memutuskan keputusan yang sangat amat penting ini dan sebelum menjalankan suatu proyek investasi.

Manajer perlu menganilisis dan mengestimasikan jumlah dan alur waktu kas, menilai resiko investasi, dan mempertimbangkan dampak proyek terhadap laba perusahaan.

Terdapat 2 model dalam melakukan penilaian investasi, yaitu model nondiskonto dan model diskonto.

Singkatnya model non diskonto adalah model yang mengabaikan nilai waktu uang. Sedangkan model diskonto adalah yang mempertimbangkan dengan eksplisit.

Keputusan investasi modal sering kali berkaitan dengan masalah investasi dalam aktiva modal jangka panjang.

Pada umumnya investasi modal yang baik akan menghasilkan kembali modal awal sepanjang umurnya dan pada saat yang sama menghasilkan pengembalian yang cukup atas investasi awal.

Jadi, jika anda adalah pelaku bisnis atau bahkan seorang manajer atau calon manjer salah satu tugasnya manajer adalah memutuskan apakah suatu investasi modal akan menghasilkan kembali sumber daya awalnya atau tidak, dan memberikan pengembalian yang wajar. (Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *