Komma Hutagaol, S.Pd Memberikan Klarifikasi Terkait Adanya Siswa-siswi Dipekerjakan

oleh -

Detikkasus.com l Labuhanbatu – Sumut

Jum’at (25/09/2020) Didalam ruangan Kantor Sekolah Dasar Negeri 114372. Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara. Tim Kepada membangunkan media, Komma Hutagaol S.Pd memberikan klarifikasi terkait adanya keliatan Siswa-siswi diperkerjakan. “Walau diterpa gerimis Team pantang surut untuk mendapatkan informasi”.

Klarifikasi yang dsampaikan Komma Hutagaol S.Pd, adalah sebagai bentuk penjelasan dari berita yang berjudul, “Untuk mendapatkan hasil target yang besar keliatannya Siswa-siswi dipekerjakan”, diedisi 22 September 2020. Komma Hutagaol S.Pd mengatakan “Tidak betul informasi itu”. Perilaku destruktif diterima secara pribadi dan sosial, dengan menggambarkan untuk tujuan moral. Inilah alasan mengapa sebagian besar banding terhadap cara-cara kekerasan biasanya jatuh di telinga tuli.

“Tidak ada Siswa-siswi yang dipekerjakan untuk mengangkati bahan bangunan, berupa batu bata, batu koral, dari tepi pasar dilangsir kehalaman sekolah” seperti yang sempat bapak beritakan. Saya bersedia mengumpulkan atau mendatangkan Siswa-siswi kesini, yang bisa kita dengarkan langsung ke absahan informasi tersebut “. Apalah artinya suatu kebohongan, jika akhirnya ditaui jua benih dari suatu kebohongan itu.

Sepertinya sangat tidak wajar diterima akal sehat, jika saya sebagai Kepala Sekolah malah siswa-siswi, yang sudah saya anggap sebagai anak saya sendiri, apa lagilah disituasi Covid-19 ini Siswa masih diliburkan. “Saya memang salah tidak cepat untuk memberikan layanan informasi melalui situs WhatsAAp, dan tidak merespon panggilan masuk dari telepon genggam”.

“Mungkin, jika saya cepat respons dalam memberikan layanan informasi dari situs WhatsAAp dan telepon genggam, kemungkinan semua akan bisa diterima oleh pikiran yang jernih, untuk menuju situasi pendidikan kearah yang lebih baik lagi”. Wanita berharga seperti ini, semoga mampu kita ambil hikmahnya buat kita semua, terutama untuk saya sendiri.

Seperti kata sebagian pendapat “Belajar itu tidak mesti harus duduk dibangku kuliah, belajar itu malah bisa mendapatkan pengalaman atau perjalanan hidup yang kita lalui”. Bahkan ketika nyawa masih melekat dalam jasad, segala bentuk tantangan bisa jadi bertubi tubi datang menghampiri diri, hanya saja kita sebagai manusia biasa malah tetap berupaya dituntun untuk mampu mengatasinya “. Ujar Komma Hutagaol

Sekedar mengingat edisi 22/09/20. Disekolah dasar negeri 114372, ada kegiatan pembuatan ruang perpustakaan, dengan anggaran Rp 172.629000, bersumber dari APBD Labuhanbatu, DAK (Dana Alokasi Khusus). Adanya kisah Siswa-siswi dipekerjakan untuk mengangkati bahan bagunan, awak media sudah konfirmasi Komma Hutagaol, melalui situs WhatsAAp dan telepon genggam, tetapi dirinya tidak berkenan memberikan layanan informasi.

Sehingga Yunus Laia menyangkan sikap Komma Hutagaol, yang tidak bertanggung jawab dalam memberikan informasi awak media. “Keliatan gelar atau titel embel-embelem, karena S.Pd perlu diuji ulang kelayakannya. Jangan sampai titelnya itu dia dapat dari sablon percetakan, yang banyak ditemukan dipinggir jalan lintas sumatera”. Kalau titelnya itu murni dia dapatkan dari bangku kuliah, tentunya mampu memberikan tanggapan atau layanan informasi. (J. Sianipar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *