Kenderaan Sepeda Motor Perawat RSUD Rantauprapat Hilang dari Parkiran

Labuhanbatu Sumut I Detikkasus
Satu unit sepeda motor milik seorang perawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, menjadi topik hangat diberbagai kalangan milenial. Dan sudah menjadi pembahasan di masyarakat luas, “Tokoh masyarakat, cerdik pandai bahkan dari pihak kepolisian juga turut serta membahas nya.” Selasa (22-12-2025)

Sepeda Motor Supra X 125 BK 2327 JAE nomor rangka: MH1JBP115EK020782, dan nomor mesin: JBP1E102086 3 “seperti biasa diparkirkan dilokasi parkir khusus untuk karyawan dari rumah sakit.” Pada Hari Sabtu 20-12-2025 Pukul 22.00 WIB sesudah stang dikunci bergegas menuju ruangan.

Diketahui pada Hari Minggu Tanggal 21 Desember 2025, sekira Pukul 09.30 WIB tidak ada lagi kelihatan diparkiran sepeda motor inisial “MS.M (39).” Dari kejadian itu korban sudah berusaha bertanyak kepada petugas parkir, dan ternyata petugas parkir yang di depan UGD tidak ada yang melihat membawa diluar sepengetahuan MS.M (39).

Karena korban tidak ingin sepeda motor lenyap tanpa bekas dan menghilang untuk selamanya, terlebih kerugian mendekati nominal rupiah Empat Belas Juta Rupiah (14.000.000). “Akhirnya MS.M membuat laporan polisi dan tercatat melalui surat tanda terima laporan polisi (STTLP), dengan nomor: B/1606/XII/ 2025/ SPKT/Polres Labuhanbatu/ Polda Sumut. (21-12-2025)

Disekitar lapak parkir depan UGD Rantauprapat mengaku Marga Silalahi menuturkan, “ada baiknya terkait isu ilang nya sepeda motor perawat dari tempat parkir, jangan terlalu dipercaya boleh jadi itu isu hoax atau isu tidak benar sebab, sudah saya cari tau info dari beberapa rekan petugas parkir, Perawat yang kabarnya kehilangan itu tidak punya karcis parkir.”

Kalau laek misalnya menjadi petugas parkir disini tetapi tidak ada lae memberikan karcis parkir, apakah laek sepenuhnya siap sedia untuk mempertanggungjawabkan kenderaan yang hilang. “Apa mungkin laek dengan senang hati mau bertanggungjawab atas kederaan yang hilang, sementara kenderaan perawat yang keluar masuk tidak ada basa basinya”. Ungkapnya (J. Sianipar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *