JP dan ED Bersyukur Dinas Tenaga Kerja Akan Melakukan Mediasi Pertama Imbas PHK

Labuhanbatu Sumut | Detikkasus.com – Inisial JP dan ED akhirnya merasa bersyukur karena Bapak Kepala Dinas Tenaga Kerja Labuhanbatu, akan melakukan mediasi yang pertama, karena imbas PHK (pemutusan hubungan kerja) dari Direktur PT.Kedawi Jaya. Sabtu (22-3-2025)

Dalam rangka tripartit akan terlaksana mediasi diantara pihak perusahaan bersama dengan mantan pekerja dan penerima kuasa, pada Hari Selasa 25 Maret 2025 sekira Pukul 10.00 WIB diruangan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Labuhanbatu.

JP menuturkan “seiring rasa syukur yang dapat saya sampaikan tentunya punya harapan yang besar, semoga Ibuk Nenny Y.M.S, S.Sos mediator senantiasa sehat selalu, agar tetap kuat dan mampu menerima bahkan menjembatani keluhan kami.”

Baca Juga:  Sat-Res-Krim Polres Aceh Tamiang, Tangkap Pelaku Diduga Perdagangan Satwa Yang Di Lindungi Oleh Negara.

Karena PHK yang kami alami itu saya duga terjadi secara sepihak, karena tidak pernah ada terjadi dilakukan bipartit terhadap persoalan, selanjut nya entah apa yang merasuki pak Direktur akhirnya, secara tiba-tiba kami berdua malah menerima lembaran PHK. Sebut JP

Kemudian ED mengatakan “dengan melalui ibuk Nenny Y.M.S, S.Sos nantinya selain hak pesangon yang sangat kami harapkan, agar kiranya dapat juga mendengar dan menampung aspirasi yang akan kami sampaikan.”

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Bangun JUT 200 Meter di Desa Kunci, Akses Petani Makin Mudah dan Nyaman

Karena kami sangat iyakin dan percaya bahwa apapun bentuk aspirasi yang kami sampaikan, “nantinya akan sampai kepada Ibuk Bupati Labuhanbatu demi tahapan pencapaian visi dan misi yang diharapkan bersama.” Sebut ED.

Rangkuman investigasi “sekira 10 Pebruari 2025 JP dan ED pernah berurusan dengan, Bapak Penyidik di Polsek Bilahhilir karena di tuding mencuri buah kelapa sawit milik PT Kedawi Jaya, dan seiring dengan putaran waktu JP dan ED akhirnya pulang.”

Baca Juga:  Forum Kader Bela Negara Kediri Raya dilantik kepengurusannya di Kediri Raya oleh Kepala Pengawas FKBN Pusat

Setelah itu esok harinya JP dan ED bekerja seperti biasa akan tanpa ada perundingan bipartit, akhirnya JP dan ED menerima lembaran surat PHK. Dari kisah PHK ini akan berdampak terhadap masing -masing keluarga sampai terhadap sekolah anaknya.

Dikutip dari berbagai sumber bahwa tentang IUP HGU PT Kedawi Jaya diduga kuat zonk atau tidak ada sama sekali, dan hal ini diperkuat dari unsur ketidakmampuan Susanto Direktur PT Kedawi Jaya, memberi tanggapan ketika terkonfirmasi pada 20 Pebruari 2025. (J. Sianipar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *