Jembatan Boulevard Mangkrak Jarak Sultra Minta Tim Audit Turun Cek Fakta Lapangan

oleh -

Detikkasus.com | Kendari – Diduga pekerjaan Jembatan Boulevard Mankrak atau belum tuntas 100 persen. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Jaringan Rakyat (Jarak) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta tim audit agar turun cek fakta lapangan, pernyataan tersebut telah diungkapkan oleh, Kepala Divisi (Kadiv) Investigasi dan olah data Jarak Sultra, Muktar. Kamis, (13/6)

Diketahui kontraktor dari pekerjaan jembatan Boulevard tersebut yakni PT. Majusetia Nusasentosa, Pekerjaan penggantian Jembatan S.Wanggu Boulevard dengan Nomor Kontrak: HK.02.03/PPK08-PJNW.II/S.WANGGUBLV/114, tanggal 15 Juni 2017, Nilai Kontrak Rp. 27.657.803.000 Miliar (M), sumber dana dari APBN Murni dan waktu pelaksanaan 180 (seratus delapan puluh) Hari Kerja (HK) .

Menurut Muktar langkah tersebut dilakukan jika rekanan sudah tidak bisa melanjutkan pekerjaan atau waktu pelaksaanaan pekerjaan jembatan Boulevard telah berakhir, maka dari itu kami meminta dan berharap agar tim audit turun cek fakta lapangan untuk melakukan audit terhadap pekerjaan jembatan Boulevard sehingga penyebab mangkraknya pekerjaan jembatan tersebut dapat diketahui,” Ungkap Muktar kepada Detikkasus.com

“Dimana jembatan Boulevard ini sangat besar kegunaannya sebap jalur tersebut merupakan akses jalan yang menghubungkan pusat perkantoran dan layanan publik diantaranya kantor gubernur, polda sultra, satuan kerja perangkat daerah sultra, dan sarana umum lainnya,” Beber Muktar

Lanjut Kadiv Jarak Sultra, sangat disayangkan pembangunan jembatan Boulevard hingga saat ini belum juga selesai dan masih saja terbengkalai, berharap kepada punishman agar kiranya pihak rekanan dalam bentuk blacklist atau memasukkan kedalam daftar hitam aktif atas kejadian ini, sebagaimana tertuang dalam kontrak yang ditandatangani sebelum pelaksaaan pekerjaan dilaksanakan bagi pemenang lelang,” Bebernya

Masih kata Muktar berharap dengan kejadian ini pihak berwenang yakni Kepolisian, APIP, BPKP, dan BPK agar bersama-sama dalam melihat pekerjaan tersebut pasalnya menurut saya sudah sangat fatal,” Tegas Muktar

Selain itu juga Muktar mengatakan Satuan kerja (Satker) Wilayah II Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XXI Sultra agar dapat bertanggung jawab sebap Satker wilayah II BPJN adalah instansi yang bertanggung jawab terhadap anggaran, kontrak atau perjanjian kerja, maupun pelaksanaannya,” Pungkasnya.

Sementara itu wartawan Detikkasus.com hendak konfirmasi kepada pihak PT. Majusetia Nusasentosa, namun tidak ada pihak berwenang yang memberikan keterangan terkait pekerjaan jembatan Boulevard tersebut. “Pimpinan lagi keluar pak,” Ungkap securty yang sedang berjaga dikantor PT. Maju Nusasentosa. (Edi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *