Ini Kedua Poto Profil Penyunat Bantuan Apakah Penegak Hukum Enggan…

  • Whatsapp

Labuhanbatu, Sumut I Detikkasus.com –Masih ingatkah anda tentang terbitan edisi 12/10 yang lalu dengan judul “Pemilik Kontak 08227452 Menyunat Bantuan Diharapkan. APH Bertindak”. Dari hasil informasi yang dapat dirangkum, saat ini ada kedua poto profil penyunat bantuan, dan apakah penegak hukum enggan untuk menindak lanjutinya”. Minggu (17/10/2021).

Jikalau Bapak Kapolres Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara enggan untuk menindaklanjuti, melalui Putra Putri terbaik POLRI yang ada dilabuhanbatu tentunya patut menjadi tanda tanya besar. “Ada apa dibalik semua itu, apakah karena adanya sistim pilih kasih”.

Jika kelakuan sunat menyunat bantuan pemerintah masih dilindungi, bisa jadi mungkin akan semakin sulit pertumbuhan perekonomian rakyat. Dan wajar wajar saja bisa terjadi kondisi suatu daerah menjadi minus, dikarenakan terjadinya penegakan hukum yang masih sangat jauh dari rakyat.

Diedisi yang lalu sumber menuturkan “Bantuan Pemerintah yang diterimanya disunat pelaku berulangkali, 600.000 Ribu Rupiah bantuan sebulan khusus untuk BOS besarnya, sedangkan 200.000 X 3 Bulan = 600.000 Ribu Rupiah untuk dirinya sebagai joky. Tetangga Nara sumber”.

Sedangkan BOS besar joky pemilik kontak 082274524962 staf Dinkes dan sudah dijalin komunikasi melalui WhatsApp, akan tetapi masih sebatas memperkenalkan jati diri, keburu pemilik kontak 082274524962 memblokirnya”. Itu diketahui dari karya konfirmasi, yang dikirim kedua ternyata tidak ceklis dua biru.

Pada tanggal 05/10 kemarin ketauan uang bantuan itu sudah keluar, nomor PIN buku rekening dipegang pelaku sejak didaftarkan. Ketika sumber/korban bertanya mengapa bantuan berulang kali disunat, dengan mudahnya pelaku berkata “Kau itukan cuman modal Kartu Tanda Penduduk KTP doang, sedih kali kurasa ucapannya itu dan teringat saja di telingaku”. Ujar sumber.

Saat ini ada terlampir poto profil yang diduga kuat sebagai kedua pelaku (JOKY dan BOS besarnya). Dari nama profil facebook joky ditelusuri atas nama NukMan AF Chan (ARI), sedangkan BOS besarnya atau yang diduga sebagai pemilik kontak 082274524962 profil facebook Elida Edib staf Dinkes Labuhanbatu Selatan.

Demi terwujudnya bantuan Pemerintah yang terarah dan tanpa adanya pemangkasan anggaran, sangatlah diharapkan kesiapan hingga kemampuan Aparat Penegak Hukum, melalui Putra Putri terbaik POLRI khususnya yang ada wilayah Labuhanbatu. “Bisa jadi mungkin masih ada korban lainnya yang berhasil digilas pelaku”. (J. Sianipar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *