Hari Kontrasepsi Sedunia, TNI Bojonegoro Dampingi Pelayanan KB Kesehatan

  • Whatsapp

Bojonegoro l Detikkasus.com – Segenap anggota TNI jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, turut melaksanakan pendampingan kegiatan Bulan Pelayanan KB dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia 2021 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Pelayanan KB oleh Dinas P3AKB Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro ini khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang dilaksanakan di 28 kecamatan se- Kabupaten Bojonegoro mulai tanggal 28 September sampai dengan 26 Okterber 2021 diseluruh fasilatas kesehatan (Puskesmas) masing-masing kecamatan.

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0813 Bojonegoro, Mayor Inf I Putu Gede Widarta, menyampaikan bahwa sinergitas yang dilakukan oleh Babinsa jajaran bersama Dinas P3AKB Pemkab Bojonegoro dalam pendampingan kegiatan memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia sekaligus juga bersamaan dengan program Kodim 0813 Bojonegoro yaitu pelayanan KB Kesehatan.

“Para Babinsa jajaran melaksanakan pendampingan secara serentak di fasilitas kesehatan di wilayah binaan masing-masing. Hal itu sebagai upaya untuk mendukung, dan mensupport tujuan pemerintah dalam menekan jumlah angka kelahiran dengan program pelayanan KB 1 juta akseptor,” ujarnya, Jum’at (8/10/2021).

Dijelaskan, bahwa program KB Kesehatan Semester II tahun 2021 ini dengan tema ‘TNI AD Bersama Rakyat Wujudkan Keluarga Sehat, Untuk Indonesia Kuat’ bertujuan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya berperan serta dalam kegiatan program KB Kesehatan, dan membantu pemerintah menangani permasalahan kependudukan untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) guna meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Sehingga hasil dari terlaksananya program ini dapat menurunnya angka kelahiran, dengan meningkatnya pengguna alat kontrasepsi. Terkendalinya angka kelahiran dan mengurangi laju pertumbuhan penduduk, serta meningkatnya peserta KB/akseptor baru terutama pada Pasangan Usia Subur (PUS) di wilayah, “pungkas Mayor Inf I Putu Gede Widarta. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *