Dugaan Oknum AMITRA Group Leasing FIF Kota Langsa, Terkesan Pilu,

Akibat Hak Jawabnya Tidak Sesuai Keinginan Kehendak Hatinya

Yang Dituju, Gapaian Dengan Sistem Prinsip Manageman Oleh Pihak Perusahaan Swasta Itu.

Aceh |Detikkasus.com -Sungguh sangat lucu melihatnya, lain yang telah diberitakan didalam pemberitaan media online ini. Tentang beberapa oknum debkolektor leasing FiF, kok malah muncul bantahan alias “hak awab” malah dari pihak anak perusahaan swasta group leasing FIF kota langsa itu, dari AMITRA cabang langsa.

Seharusnya, melakukan “hak jawab” atau pun bantahan itu. Bukan dari AMITRA cabang langsa, selain kan dari kantor leasing FIF kota langsa. Karena di dalam pemberitaan yang sempat pernah terjadi secara publik media masa online di aceh ini, berjudul. Dugaan terkesan kebal hukum, ke 3 oknum debkolektor leasing FIF kota langsa.

Yang saban hari lakukan meresahkan terhadap nasabah, saat melakukan tagihan credit bergaya layaknya premanisme. Pada terbitan tanggal, 06 juni 2024 beberapa pekan lalu. Berlanjut pada pemberitaan edisi selanjutnya, yang sempat pernah terjadi juga terbit secara publik di media masa online ini. Berjudul, diduga lakukan penyampaian klarifikasi “hak jawab” kepada wartawan. Terkesan salah minum obat, lain yang di hantam. Malah lain, yang memberikan lembaran “hak jawab” melalui PDF chat whatsapp selularnya. Terbitan pada tanggal, 15 juni 2024 kemarin lalu.

Anehnya lagi, setelah munculnya pemberitaan miring itu. Yang dilakukan oleh AMITRA cabang langsa tentang “hak jawab” bukan dari leasing FIF sebelumnya, yang pernah di lakukan pemberitaan tersebut. Dugaan oknum AMITRA cabang langsa, sebutan panggilan “ganjar wijaya” itu. Group dari pihak kantor leasing FIF kota langsa perusahaan swasta tersebut, terkesan pilu. Akibat hak jawabnya, tidak sesuai dengan keinginan kehendak hatinya mereka itu.

Atau apa yang dituju dengan cara gapaian mereka, oleh dari tim group sebutan panggilan “ganjar wijaya”. Dengan sistem prinsip manageman oleh pihak perusahaan swasta itu, dengan ke piluan “ganjar wijaya” tersebut. Dirinya sempat melangsirkan jafrian yang terakhir kepada wartawan media online ini,.melalui chat whatsapp selularnya, dengan nomor 085157xxxx45. Dengan ulasan komentarnya, seperti ini, “Assalamualaikum pak Purba, pagi pak sebelumnya terima kasih pak sdh memuat hak jawab kami🙏🏻 dan terima kasih kemarin sdh berkenan untuk bertemu, mohon maaf belum bisa saya secara langsung semoga nanti ada lain kesempatan🙏🏻”. Ujarnya yang pertama di terima oleh wartawan media online di aceh ini. Dini hari sabtu 15/06/2024, sekitar pukul.05.17.wib.

Pada lanjutan “ganjar wijaya” mengomentari kembali, lewat chat whatsapp selularnya. Yang di langsir kepada wartawan media online ini. ” Izin sedikit menyampaikan kembali pak seperti yg sdh saya sebutkan ditelfon atau mungkin sdh disampaikan pak Daud juga, bahwa FIFGROUP/FIF dengan AMITRA itu *SAMA* 🙏🏻. Hanya beda penyebutan saja, karena jika di Aceh memang penyebutannya tidak boleh FIFGROUP/FIF tapi harus AMITRA 🙏🏻.Oleh karena itu, agar tidak terjadi salah paham sebetulnya sdh kami sampaikan di poin ke-1 dalam Hak Jawab, yang berisi sebagai berikut:

1. Sebagai informasi awal, sejak berlakunya peraturan Qanun Syariah di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam, mulai tahun 2022 telah dilakukan rebranding untuk FIFGROUP Cabang Langsa menjadi AMITRA Cabang Langsa sebagai ketaatan Perseroan terhadap regulasi yang berlaku. Demikian pak Purba, terima kasih pak🙏🏻,Baik tidak apa apa jika pak Purba beranggapan demikian, saya hanya menyampaikan yang memang seharusnya 🙏🏻 terima kasih pak, salam sehat selalu🙏🏻”. Imbuhnya kembali. Terkesan bernada ucapannya itu, memaksa dengan kehendak hatinya itu. Dianggap pers media online ini, layaknya perusahaan swasta leasing. Bisa mengatur dengan sesuka hati opungnya sendiri, sekitar pukul.09.13.wib.

(Jihandak Belang/Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *