DPRD Trenggalek Akui Produktivitas Pembahasan Raperda Masih Lemah

  • Whatsapp

Wakil Ketua DPRD Trenggalek Agus Cahyono

TRENGGALEK I detikkasus.com – Badan musyawarah (Banmus) DPRD Kabupaten Trenggalek mengelar rapat membahas tiga hal, pertama pembahasan tentang rancangan peraturan daerah (Raperda) APBD tahun 2022. Kedua pembahasan tentang Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2022 dan yang ketiga penyampaian nota R-APBD tahun 2022.

Pimpinan sidang sekaligus Wakil Ketua DPRD Trengalek dari Fraksi PKS, Agus Cahyono mengatakan, agenda hari ini tentang penyampaian Raperda APBD tahun 2022 dimana dibuktikan selama setahun terakhir hanya 6 raperda yang sudah terselesaikan.

“Kita harus mengakui ternyata produktivitas kita selama ini masih lemah karena di tahun 2021 ini kita baru menyelesaikan 6 raperda menjadi Perda kemudian pansus, itu masih punya PR 11 Raperda,”tutur Agus Usai pimpin Rapar di ruangan banmus, Senin, (4/09/2021).

Terhambatnya Raperda kali ini menurut Agus Cahyono karena diantaranya legislafif yang masih ada kesibukan agenda di luar daerah dan pihak eksekutif yang belum matang materi yang akan disampaikan.

“Secara berkala akan segera dibahas ditingkat Pansus. Saya berharap 14 raperda bisa segera diselesaikan menjadi PERDA, Tetapi apabila tahun ini tidak selesai itu akan masuk ke propemperda tahun 2022, karena ini dibatasi dua tahun.” Kata Agus dari politisi PKS.

Selain dari pada itu, DPRD harus menyelesaikan terkait penambahan modal ke PDAM, dikarenakan ada kaitannya dengan kerja sama Pemerintah Daerah dengan pusat dan kode etik.

“Raperda penambahan modal PDAM akan masuk dalam APBD induk pada 2022. Saya harapan ketika nanti nota rancangan APBD masuk, kita sudah menetapkan itu sebagai PERDA untuk penambahan modal ke PDAM. sehingga pembahasan R-APBD itu sudah masuk angka pernyataannya.”pungkasnya.(Adv/Adi).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *