Dinas Kesehatan Bandar Lampung Dan Hari Kebangkitan Nasiona Berbagi 2005 Telur Dan Masker

oleh -

Detikkasus.com | Bandarlampung – Lampung

(SL) – — Peringati hari bhakti dokter indonesia dan hari kebangkitan nasional, SSR TB Care ‘Aisyiyah Kota Bandar Lampung bersama Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dan perhimpunan dokter umum indonesia (PDUI) cabang lampung adakan kegiatan sosial berbagi 2005 telur dan masker kain gratis untuk pasien TBC dan masyarakat umum, Rabu (20/05/2020).

Kegiatan yang mengusung tema “Nutrisi Untuk Pasien TBC” ini melibatkan PDUI cabang lampung, Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, SSR TB Care ‘Aisyiyah Kota Bandarlampung dan Kader TB se-Kota bandarlampung, dr. Edwin Rusli, M.KM selaku kepala dinas kesehatan kota bandarlampung menghimbau kepada seluruh kader TB Care ‘Aisyiyah untuk mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan tugasnya.

Edwin menuturkan pentingnya menjaga nutrisi bagi pasien TBC “Kegiatan ini dilankasanakan dalam rangka hari bhakti dokter indonesia, berupa layanan free rapid test untuk dokter umum, pembagian 2005 telur kepada pasien tbc dan pembagian 2005 masker kain kepada pasien tbc dan masyarakat umum” tutur Edwin.

Simbolis penyerahan bantuan ini dilaksanakan sesuai protokol pencegahan COVID19 di Aula dinas kesehatan kota bandarlampung bekerjasama dengan SSR ‘Aisyiyah Kota Bandarlampung dan siap di distribusikan kepada 203 pasien TBC dampingan ‘Aisyiyah yang tersebar di 30 puskesmas.

Selain membagikan telur dan masker kain gratis, Kepala Dinkes Kota Bandarlampung juga memberikan APD berupa Face Shield kepada 70 Kader yang diberikan secara langsung di Aula Dinkes Kota Bandarlampung.

Pristi Wahyu Diawati selaku Koordinator SSR TB Care ‘Aisyiyah Kota Bandarlampung mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah peduli terhadap penanggulangan TBC terutama dinas kesehatan kota bandarlampung yang telah memberikan kepercayaan kepada ‘Aisyiyah dalam distribusi bantuan tersebut.

Pristi juga menyampaikan harapannya kepada Dinkes kota Bandarlampung “Kami berharap dinas kesehatan dapat berperan aktif menunjang kelancaran kinerja SSR TB Care ‘Aisyiah tertutama dalam hal penanggulangan penyakit TBC dan HIV” tutup Pristi. (Bambang/ wagiman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *