Cara Negara Khalifah Meminimalisir Dampak (Covid- )

oleh -

Dengan Mengamalkan Perintah Allah “AZZA WA Jalla.

Penulis : Rinjani Salsadira 201810160311192

Detikkasus.com | Penyebaran penyakit corona memang berdampak pada penurunan ekonomi. sebelum corona merebak, ekonomi negara kita telah melemah. Pertumbuhan ekonomi mentok di angka 5%-an, bahkan bisa turun lagi. Penyebabnya adalah turunnya konsumsi masyarakat. Indonesia juga menghadapi risiko peningkatan kemiskinan. Oleh sebab itu untuk mengatasi atau meminimalisir dampak covid 19 terhadap perekonomian indonesia ini maka dapat digunakan sistem ekonomi seperti negara khilafah dimana khilafah adalah negara yang independen, tidak tergantung pada asing. Hal ini karena khilafah mengamalkan perintah Allah ‘Azza wa Jalla. Dengan membangun swasembada penuh . sehingga dalam megatasi dampak covid 19 terhadap perekonomian indonesia ini apat dilakukan dengan cara :
1) Memastikan suplai kebutuhan vital pada wilayah yang diisolasi,
Agar penyakit tidak meluas, wilayah yang menjadi pusat penyakit harus diisolasi. Namun isolasi tidak boleh mengabaikan kebutuhan warga setempat. Pemerintah harus memastikan kebutuhan makanan, minuman, alat kesehatan pribadi (masker, hand sanitizer, dll), bahan untuk memperkuat imunitas tubuh (baik herbal maupun kimiawi), layanan kesehatan (rumah sakit, tenaga medis, obat, alat kesehatan, dll), layanan pengurusan jenazah dll tersedia secara cukup. Sehingga warga di pusat penyakit bisa cepat sembuh.
2) Membiayai aktivitas edukasi dan promosi hidup sehat pada masyarakat di luar wilayah pusat penyakit.
Juga pengecekan pada orang-orang yang merasa mengalami gejala penyakit Corona. Termasuk aktivitas sanitasi pada tempat-tempat publik seperti playground, halte, stasiun, terminal, bandara, sekolah, toilet umum, dll. Juga pemasangan alat pendeteksi suhu tubuh di semua titik akses masuk wilayah indonesia.
3) Melarang praktik ihtikar (penimbunan) pada barang apa pun. Baik sembako, masker, hand sanitizer, dll. Jika terbukti melanggar, pelaku akan diberi sanksi.
4) Membiayai riset untuk menemukan obat dan antivirus corona. Negara membuka kesempatan bagi warga negara siapapun untuk melakukan penelitian ini.
5) Menghentikan impor barang dari wilayah pusat penyakit, jika pusat penyakit ada di luar wilayah indoneisa . Untuk memenuhi kebutuhan penduduk terhadap barang tersebut, indonesia akan memasok produk substitusinya. Misalnya gandum diganti serealia lainnya, buah impor diganti buah lokal, dll.
6) Melarang kapitalisasi antivirus corona. Sehingga antivirus bisa dinikmati semua manusia tanpa ada pihak yang mencari keuntungan di tengah musibah.
7) Memberikan bantuan sosial pada negara lain yang terdampak corona. Baik berupa sembako, obat-obatan, antivirus, tenaga medis, dll.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *