Bupati Soekirman Sidak ke Lingkungan Dinas

oleh -

Detikkasus.com | Serdang Bedagai – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara usai cuti Idulfitri 1440 H, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di lingkungan Dinas di Sergai, terkait kehadiran ASN dan tenaga kontrak pada hari pertama kerja, Senin 10 Juni 2019.

Kehadiran ASN pada apel perdana pasca lebaran dilaporkan 95,3 %. Sidak dilakukan Bupati Sergai H Soekirman ke Kantor Camat Perbaungan, Dinas Perhubungan Sergai, Dinas Pora Parbud, Dinas Perpustakaan dan Arsip, Dinas Sosial dan Dinas Perindag.

Soekirman didampingi Kadis Kominfo Drs Akmal, M.Si, Kepala BKD Drs Dimas Kurnianto, M.Si, Camat Perbaungan Gunawan JW Hasibuan, S.STP serta beberapa Kepala OPD pada kantor/dinas yang ada di Kecamatan Perbaungan.

Selain menyampaikan ucapan selamat hari raya Idul Fitri 1440 H kepada para ASN dan tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Sergai yang merayakannya. “Alhamdulillah hingga saat ini tingkat kecelakaan lalu lintas sangat kecil,” ungkapnya.

Soekirman menggarisbawahi, setelah perjalanannya dari beberapa daerah, banyak melihat kondisi dalam keadaan darurat sampah plastik. Pola hidup masyarakat yang belum disiplin dalam menyikapi permasalahan sampah, membuang sampah popok bayi sembarangan yang tidak ramah lingkungan dan sulit didaur ulang.

Lalu Bupati Mengajak mulai dari dusun, desa, kecamatan hingga seluruh penjuru Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat dapat membuat Gerakan Lobang Sampah (GLS) dilingkungan rumah sendiri yang dapat membakar sampah rumah tangga.

Di hari yang sama Wakil Bupati (Wabub) H Darma Wijaya, melakukan sidak di RS Sultan Sulaiman dan Dinas di Komplek Perumahan Bumi Sergai, didampingi Asisten Administrasi Umum H Karno, SH, M.AP, dan Kepala OPD serta ASN dari BKD Sergai.

Darma Wijaya berharap kepada Kepala OPD agar menjaga hubungan kekeluargaan terhadap bawahan dengan visi dan misi sejalan serta profesional, dalam menjalankan tugas-tugas kinerja yang maksimal.

Saya ingatkan kepada ASN agar dapat menempah mental anak-anaknya menjadi wirausahawan, dan jangan menjadi pencari kerja, tetapi dapat menciptakan lapangan kerja sendiri, menjadi wirausahawan.(@$)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *