Buah Kelapa Sawit Kerap di-Garong” Asisten Malah Tertutup Informasi Ada Apa Ya,,,.?

oleh -

Detikkasus.com l Labuhabatu Sabtu (07/09/2019), Buah kelapa sawit yang berada di Afdeling l Kebun Aek Nabara Selatan, Kabupaten Labuhabatu Provinsi Sumatera Utara, Kerap di Garong maling dengan menggunakan truk jenis Coldisel, “Kejadian itu sudah berlangsung sangat lama hingga sampai enam bulan lebih, Sekitar pukul 17:20 wib awak media sudah mengkonfirmasi BUDI Asisten Afdeling l melalui situs WhatsApp beliau malah tertutup informasi.

Sebagai seorang Asisten di Afdeling BUMN Badan Usaha Milik Negara, tentunya adalah orang yang berpendidikan, dan Mengetahui dengan jelas bahwa tugasnya juga untuk memberikan layanan informasi dengan semaksimal mungkin terhadap Pers. Ujar Abdi Tuah

Dengan tertutupnya informasi dari BUDI Asisten Afdeling l, Semakin kuat penafsiran Dugaan bahwa Asisten ikut bermain untuk menggarong buah kelapa sawit tersebut, Sebab pelaku yang bermain di lapangan malah semakin meraja lela, untuk melakukan aksinya menggarong tandan buah segar kelapa sawit, Karena adanya kesan sengaja dipeliharanya garong yang beraksi di lapangan. Ujar Abdi Tuah

Menurut nara sumber yang tidak ingin namanya ditulis, Pelaku DS sudah sangat lama beraksi, Bahkan lebih dari enam bulan yang lalu alat bukti rekaman sudah saya berikan kepada BUDI Asisten Afdeling I, “Akan tetapi beliau tidak ada melakukan evaluasi untuk mengganjal perbuatan DS, Bahkan di raut wajah Asisten malah terlihat ceria walau buah kelapa sawit terus menerus kenak garong”. Ujarnya

Yunus Laia mengatakan “Management dalam sebuah afdeling bisa berjalan dengan bagus jika kepala afdeling, asisten afdeling atau kepala divisi mampu melaksanakan tugas dan wewenangnya sebagai seorang manager dan harus bisa di pertanggung jawabkan.

“Ada apa dengan Asisten Afdeling I ini malah tidak bisa menjegal perbuatan pelaku”. Wajar wajar saja jika BUMN Badan Usaha Milik Negara menjadi bangkrut, Karena management di Afdeling malah ikut berperan serta untuk merong rong hasil BUMN, seperti yang di sampaikan oleh nara sumber diatas. Ujar Yunus (J. Sianipar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *