Berebut Cewek, Kelompok Pemuda Paduraksa dan Pegongsoran Nyaris Tawuran, Reporter Detik Kasus Jateng – Arifin.

 

Polda Jateng Polres Pemalang, detikkasus.com – Hampir saja terjadi tawuran antara kelompok pemuda Desa Paduraksa dan Pegongsoran. Namun kejadian tersebut berhasil digagalkan oleh Polsek Pemalang, Selasa (13/6).

“Aksi tawuran tersebut dipicu oleh masalah cinta, cewek!” ungkap Bripka Supriyanto yang datang langsung mendamaikan dua kubu pemuda itu.

Awalnya, menurut Bripka Supriyanto, Yayan, pemuda Desa Paduraksa dan Asih, gadis asal Pegongsoran baru putus cinta. Sayangnya putus cinta tersebut dilanjutkan dengan aksi saling ejek melalui medsos yang melibatkan teman-teman Asih.

“Yayan merasa dilecehkan karena teman Asih mengatainya “kamu sampah” lewat medsos. Tak terima dikatai begitu, Yayan balik ejek dengan mengatakan “dia (red : Asih) wanita murahan,” jelas Bripka Supriyanto.

Asih tidak diterima dibilang wanita murahan dan mengadukan hal tersebut ke temannya, Kiswanto.

Maka, Yayan dan Kiswanto akhirnya saling ejek melalui sosmed.

“Yayan kemudian memanggil Kiswanto untuk datang ke Paduraksa dan menantangnya duel,” lanjutnya.

Tantangan duel tersebut ditanggapi oleh Kiswanto. Ia mendatangi Yayan sendirian. Namun karena kalah jumlah, Kiswanto akhirnya mengalah dan pulang.

Namun rupanya, Kiswanto pulang justru untuk mengajak kawan-kawannya, sekitar 15 orang untuk kembali mendatangi Yayan. Hampir saja terjadi tawuran saat itu.

“Malam itu, saya dihubungi Dan Ton Linmas dan akhirnya kami mendatangi TKP bersama-sama,” ujar Bripka Supriyanto, “untuk melakukan mediasi.”

Dengan adanya mediasi tersebut, tawuran yang melibatka dua kelompok pemuda tersebut akhirnya bisa digagalkan. Kedua belah pihak mengaku salah dan tidak akan mengulangi perbuatan yang sama dan berjanji tidak akan memperpanjang permasalahan tersebut. Masing masing menandatangani surat perjanjian hitam diatas putih yang sudah disiapkan oleh petugas.

Adanya kejadian perkelahian antara Yayan warga kel.Paduraksa dan Kiswanto warga desa Pegongsoran dibenarkan oleh Kapolsek Pemalang AKP Tarhim, S.H.

“Namun berkat kesigapan Bhabinkamtibmas perkelahian tersebut bisa diredam, hal ini karena masing-masing pihak kurang bisa mengendalikan diri dan mudah terpancing emosinya,” ujar Kapolsek Pemalang. (Arif).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *