Benarkah Media Sosial Mengatasi Kesepian?

oleh -

Penulis : Shinta Yuli Kartika S. Asal Barito Utara, saya adalah mahasiswa Psikologi di Universitas Muhammadiyah Malang.

Detikkasus.com | Di masa sekarang ini, kebanyakan orang pasti menggunakan media sosial, mulai dari kalangan remaja hingga dewasa. Dengan media sosial mereka dapat berkomunikasi jarak jauh, mengunggah foto, video, mengungkapkan perasaan, pikiran dan bertukar ide, bahkan dapat digunakan sebagai alat transaksi jual-beli.

Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, wiki dan jejaring sosial seperti facebook, instagram, whatsapp, line, twitter merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia, khususnya Indonesia yang saat ini menjadi salah satu Negara peringkat teratas sebagai Negara pengguna media sosial se-Asia Tenggara.

Seiring berjalannya waktu, pengguna media sosial semakin bertambah baik dari kalangan remaja hingga dewasa. Dengan media sosial orang dapat dengan mudah berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu, dapat berinteraksi dengan banyak orang, memperluas pertemanan, penyebaran informasi dapat berlangsung secara cepat serta biaya lebih murah, dan dengan bebas dapat mengekspresikan diri.

Kebanyakan orang saat ini melampiaskan rasa bosan dan kesepiannya dengan membuka atau aktif di media sosial. Media sosial dapat mengatasi kesepian seseorang, yaitu dengan cara mengekspresikan dirinya melalui aplikasi media sosial seperti facebook, instagram, twitter, kemudian orang tersebut dapat mengunggah video, gambar, ataupun kata-kata yang mengekspresikan dirinya saat itu, dengan begitu orang lain dapat melihat dan memberikan komentar berupa kritik dan saran begitu juga sebaliknya, kita dapat memberikan komentar berupa kritik, saran, dan hal lainnya kepada pengguna media sosial yang lain.

Adanya media sosial dapat membantu orang yang memiliki kepribadian tertutup atau introvert, pemalu, memiliki cacat fisik yang tidak ingin diketahui orang lain, dapat menggunakan media sosial untuk membangun hubungan sosial dengan oramg lain, sehingga mereka tidak akan merasa kesepian dan bosan.

Untuk orang yang suka menulis mereka dapat membuat artikel, cerita pendek, ataupun berbagi ide menarik mengenai sesuatu melalui blog.
Media sosial juga dapat di manfaatkan sebagai alat transaksi jual beli online ataupun promosi suatu produk, hal ini dapat dilakukan karena selain jaringan yang luas, semua orang dapat mengakses dengan mudah dan dapat berinteraksi dengan mudah meskipun jarak jauh untuk mendapatkan kesepakatan yang sesuai.

Promosi atau jual beli online dapat dilakukan dengan cara mengunggah gambar atau video ke media sosial kemudian memberi caption atau keterangan yang menarik sehingga orang lain dapat tertarik untuk membeli produk tersebut.

Namun, sayangnya media sosial mempunyai dampak yang buruk yaitu dapat menjauhkan orang-orang yang sudah dekat, interaksi secara tatap muka cenderung menurun, membuat orang-orang menjadi kecanduan terhadap internet, menimbulkan konflik, masalah privasi, rentan terhadap pengaruh buruk orang lain.

Media sosial dapat meningkatkan kesepian bagi orang yang tidak memiliki aktivitas, tidak memiliki teman dekat karena ketika ia sedang tidak online atau aktif media sosial maka ia akan merasa sendiri, sepi dan bosan, ketika seseorang telah mengalami kecanduan dalam bersosial media sehingga dapat mengakibatkan kurangnya komunikasi dengan keluarga, tidak dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial secara langsung atau tatap muka.

Semakin sering orang mengahbiskan waktu untuk berinteraksi melalui sosial media, maka semakin ia terisolasi dari dunia nyata dan semakin sedikit waktu tersisa untuk berinteraksi di dunia nyata. Media sosial saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat baik remaja hingga dewasa.

Dengan begitu, sebaiknya kita lebih bijak dalam menggunakan media sosial, agar kehidupan sosial kita seimbang baik dalam dunia media sosial maupun dunia nyata sebaiknya gunakan media sosial secukupnya dan seperlunya saja dan memanfaatkan media sosial dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *