Bati Tuud Koramil Candipuro berikan Sosialisasi Kepada Wisatawan Hutan Bambu.

oleh -

Korem 083/Bdj – Kodim 0821/Lumajang: Detikkasus.com – Ramainya jumlah pengunjung lokasi wisata Hutan Bambu yang berlokasi di desa Sumber Mujur, kecamatan Candipuro, kabupaten Lumajang, Jawa Timur, membuat pengelola memberikan aturan kepada para wisatawan yang sedang berlibur ditempat tersebut, bersama dengan personel koramil 0821/09 Candipuro pihak pengelola wisata Hutan bambu memberikan sosialisasi terhadap tata tertib kepada para pengunjung yang harus dipatuhi, Senin (18/6/2018)

Mewakili Danramil, Bati Tuud koramil 0821/09 Candipuro Peltu Abdul Mukid memberikan sosialisasi berupa imbauan dan larangan dipintu masuk wisata hutan bambu melalui pengeras suara kepada sejumlah pengunjung diarea tersebut.

Peltu Abdul Mukid mengatakan, bahwa sosialisasi berupa imbauan dan larangan tersebut, bertujuan untuk memberikan keselamatan, kenyamanan dan keamanan serta tidak mengganggu ketertiban sarana umum, agar dalam menikmati acara liburan bersama dengan keluarga dan sanak saudara atau bersama teman bisa mendapatkan kesenangan dan kebahagiaan tersendiri,”imbaunya.

Kepada para pengunjung, Lanjut Ia,” agar dalam berlibur ditempat wisata Hutan Bambu tidak dimanfaatkan untuk menerbangkan balon udara, apalagi yang berukuran besar, karena dapat berdampak menganggu jalur penerbangan pesawat udara sehingga akan menimbulkan kerawanan dan keselamatan lalulintas udara seperti yang terjadi dibeberapa wilayah Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menyerukan Kepada para pengunjung yang berada dikolam renang supaya tidak masuk pada bagaian kolam yang dalam jika tidak bisa berenang, para orang tua juga diminta untuk mengawasi anak-anaknya, agar tidak terjadi hal-hal membahayakan yang dapat mengakibatkan korban jiwa,”tambah Peltu Mukid.

Sementara Sofi’i selaku kepala desa setempat juga menyampaikan, bahwa kawasan wisata Hutan Bambu merupakan kawasan wisata yang sangat berpotensi, daya tarik pemandangan dan udara segar yang dimiliki akan membuat pengunjung semakin nyaman untuk menikmatinya.

“Rawat dan lestarikan tempat ini, jangan merusak sarana atau fasilitas yang ada didalamnya dan jangan mengaggu satwa yang ada terutama monyet yang selalu berada didekat pengunjung karena merupakan ciri khas yang akan menjadi daya tarik tersendiri dikawasan Hutan Bambu, sehingga satwa tersebut merasa nyaman didekat para pengunjung yang juga harus dilestarikan agar tidak punah,”terang Sofi’i.

Patuhi segala tata tertib yang ada didalam Wisata Hutan Bambu guna meminimalkan adanya kecelakaan, dan diharapkan juga turut berperan aktif dalam pelestarian alam, sehingga selalu tetap terjaga agar bisa berkembang lebih maju untuk dinikmati oleh generasi yang akan datang,”harap kades Sofi’i.

Sumber: Pendim 0821/Lumajang

Reporter: Riaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *