Baru Berdiri SMPN 03 Pkl Kerinci Termasuk Unggul

Detikkasus.com | Kabupaten Pelalawan, SMP Negeri 03 Pangakalan Kerinci yang baru berdiri tiga tahun di Kabupaten Pelalawan, sudah termasuk sekolah unggul. Karena dari penilai Badan Akreditasi Sekolah, SMPN 03, dapat nilai A.

Demikian disampaikan oleh kepala SMP Negeri 03 Pangkalan Kerinci Zulfiandri ZA SP M.Pd, saat ditemui diruang kerjanya Kamis (24/1/19). Saya sebagai kepala sekolah merasa bangga dapat nilai A, walaupun sekolah yang baru berdiri di Kabupaten Pelalawan ini.

Baca Juga:  Nikah Di KUA Itu Gratis

Diakuinya, meskipun tergolong sekolah yang baru buka tiga tahun lalu, ada beberapa terobosan yang sudah dia lakukan. Salah Satunya dengan inovasi atas pengadaan 3 unit mobil bus sekolah antar jemput siswa. Satu satunya sekolah negeri yang pertama mengadakan mobil bus antar jemput di Kabupaten Pelalawan adalah, SMP Negeri 03 Pangkalan Kerinci.

Ditambahkannya, semua sarana pendukung seperti komputer dan infokus, termasuk meubiler juga telah tersedia di SMP Negeri 03 Pangkalan Kerinci. Tinggal persoalan ruangan belajar yang masih kurang memadai. Sebab dari jumlah siswa sebanyak 334 orang, cuma ada 8 ruangan belajar. Sementara dengan jumlah siswa sebanyak itu, ada 12 rombongan belajar (Rombel). Sehingga atas kekurangan ruangan belajar, terpaksa memanfaatkan ruangan pustaka untuk dua Rombel dan dua Rombel diruangan UKS, jelasnya.

Baca Juga:  Status Hasil Laporan Surat Penerimaan Surat Propam Mabes Polri, Sudah 3 Bulan,

Dari hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, pada tahun 2019 ini akan dibangun 2 ruangan lagi kelas baru. Jika itu dapat direalisasikan, sebanyak 6 lagi ruang kelas baru dibutuhkan, untuk menampung seluruh siswa yang ada, tukasnya.

Baca Juga:  Wow Babak Baru Kadis Koperasi, UMKM& Perdagangan Kota Pangkalpinang Diperiksa Penyidik Tipikor Polresta

Dalam kesempatan itu Zul meminta perhatian pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan supaya SMP Negeri 03 Pangkalan Kerinci, sibangun pagar. Sebab jika belum ada pagar, semua bebas masuk dalam lokasi sekolah. Bahkan lokasi sekolah bisa dijadikan sebagai tempat berpacaran dimalam hari. Apa lagi sekolah pernah kehilangan mesin air, keluhnya. (Sona)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *