Bagaimana kamu bisa mengatakan cinta kepadaKu (Allah SWT), Sementara berzdikir mengingatKu tidak pernah.

Detikkasus.com | Bagaimana kamu bisa mengatakan cinta kepadaKu, sementara mengingatku saja kamu enggan, apalagi bersujud dan berdzikir, berdoa untuk mengingatKu (Allah SWT).

Dengan kemewahan harta yang kau miliki saat ini,
kamu banyak melakukan kemaksiatan, melakukan kesenangan berpesta sana kemari, apapun yang kamu inginkan dapat kamu beli, kau angkuh, sombong hatimu mati.

Dengan banyak uang, harta, kamu bisa membeli barang-barang mewah atau eksklusif. “Gaya hidupmu penuh dengan kemewahan.

Kekayaan, dapat memenuhi keinginan pribadi yang mahal, tetapi untuk sarana beribadah kepadaKu kamu kikir.

Kamu lupa bahwa harta yang kamu miliki adalah titipanKu Allah.

Kamu lupa bahwa kenikmatan di dunia, seperti harta, kesehatan, kekuasaan, dan kedudukan. dari Aku (Allah SWT). kenapa kamu tidak pernah bersyukur, mengingatKu (Allah SWT).

Kamu lupa hidup di Zona Innalillahi tidak ada yang kekal, tidak ada yang abadi, semuanya akan mati kembali kepada Ku (Allah SWT),

Kamu pikir dikehidupan setelah mati, kehidupan di Zona WA Innalillahi Rojiun tidak dipertanggung jawabkan? Baik dan buruk perbuatan manusia?

Didalam kitab suci Alquran sudah dijelaskan :
Harta yang kita miliki adalah titipan dari Allah, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Hadid ayat 7:

Allah menitipkan harta kepada kita sebagai ujian, karena harta yang kita miliki akan kita pertanggung jawabkan di hadapan Allah. Dalam firman-Nya : “Bahwa dalam setiap harta terdapat hak orang lain (orang yang meminta-minta dan orang yang tidak meminta-minta).” (QS. Adz-Dzaariyat : 19).

Ada beberapa amalan yang dapat menghapus dosa, di antaranya:
1. Shalat tepat waktu
2. Berbuat baik kepada orang tua
3. Membantu orang yang lemah
4. Memohon ampunan kepada Allah SWT
5. Sedekah kepada yang membutuhkan
6 Melakukan puasa
7. Melakukan toleransi dan ampunan
8. Melakukan haji

Sebuah renungan untuk diriku sendiri dan saudaraku Muslim.

Monggo Ndunyo ne dipikir, Akherate yo di pikir, ben selamet Ndunyo ne, Akherate Nduwe.

Penulis / Penyusun : Supriyanto alias Ilyas Ketua Umum LSM Generasi Muda Indonesia Cerdas Anti Korupsi (Gmicak).
Sumber : Alquran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *