APBD Labuhanbatu TA.2022 Jadi Viral karena Menganga Pakai Cagak Penyanggah

Labuhanbatu-Sumut I Detikkasus.com –(APBD) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara, TA.2022 ( Tahun Anggaran 2022) menjadi viral di sosial media (Sosmed) facebook, situasinya yang sangat terbilang unik dan terlihat menganga bahkan pakai cagak penyanggah. Senin (21/11/2022).

Unggahan Edi Syahputra Ritonga sangat jelas terlihat lumayan panjang bahkan menganga, atau terbuka lebar cor-coran bagian dinding jembatan dan bahkan ada cagak penyanggahnya. “Untuk sampai saat belum ada kabar terbaru yang bisa didapat tentang bentuk tehnik spesifikasinya”.

Baca Juga:  Sampah Berhasil Mewarnai Kota Rantauprapat

“Apakah memang begitu bentuk tehnik spesifikasinya ditahun 2022 ini belum dapat dipastikan, dan ada baiknya untuk dapat diketahui bagaimana sebenarnya bentuk tehnik spesifikasinya. Sehingga awak media datang untuk konfirmasi kepada, Kepala Dinas BPDB (Penanggulangan Bencana Daerah) Labuhanbatu”.

Sekitar Pukul 10.15 WIB inisial H Hasibuan mengatakan “Kadis BPBD saat ini lagi rapat, kalau mengenai pembuatan jembatan tersebut ada baiknya langsung saja pada inisial M, sebab bapak itu yang tahu persis tentang kegiatan itu, dan untuk saat ini bapak itu sedang berada dilokasi kegiatan”. Sebut inisial H Hasibuan di depan BPBD.

Baca Juga:  Terbongkar, Permaisuri Perangkat Desa pada Dapat Bantuan, Asman Pj Membenarkan

Ditempat terpisah sekitar Pukul 11.04 WIB awak media sudah mengkonfirmasi inisial M melalui whatsAAp tidak ada balasannya, bahkan untuk keperluan konfirmasi awak media sudah berulangkali menelepon inisial M, akan tetapi walaupun berdering telepon genggam miliknya tidak ada kabar yang bisa diterima”.

Pada postingan Edi Syahputra Ritonga di facebook bahwa “diDesa Sei Jawi-Jawi Kecamatan Panai Hulu, ada pamflet isinya tentang, pagi anggaran atau biaya pembuatan jembatan sekitar Rp: 2.7711.011.177.02.-,. APBD TA.2022. Sedangkan nama Perusahaan CV. Tri Jaya Sakti, kemudian nama pekerjaan Rekonstruksi Jembatan Engku Jaksa Desa Sei Jawi-Jawi”.

Baca Juga:  Tempat Barang Bekas Diusulkan, Semoga Mendapat Persetujuan dari Pejabat Terkait

Edi Syahputra Ritonga sering disebut pemuda pesisir pantai mengatakan, “Kalau begini model bangunannya, tangangak seperti mintak makan modelnya. Mending gak usah dibangun kesannya hanya menghambur-hamburkan uang Negara. Belum lagi digunakan masyarakat sudah hancur main tempel, dan mau ambruk. mengancam keselamatan”. (J. Sianipar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *