Akses Jalan Menuju Istana Basa Pagaruyung Memprihatinkan, Laporan Detik Kasus Sumbar.

TANAH DATAR. Detikkasus.com – Alangkah malangnya nasib seorang warga Bambang (50) yang tinggal di jorong saruaso barat kecamatan tanjung emas kabupaten tanah datar. Menurut pengakuannya kepada Detikkasus.com, ” Setiap hujan turun rumah saya selalu di kena kotoran yanah yang longsor akibat hujan deras, setelah hujan berhenti saya bersama anak dan istri selalu membersihkan rumah dan jalan depan rumah akibat tumpukan tanah yang dibawa air hujan dari seberang jalan.

Menurut pengakuan bambang setelah di temui sewaktu membersihkan jalan tersebut mengatakan, Semenjak PT Rizano mengelola lokasi ini saya selalu kena musibah setiap hujan turun. Dan saya sudah laporkan melalui surat kepada pihak terkait seperti pemda dan ke polsek supaya bisa mengantisipasi keadaan ini. Tetapi sampai sekarang hasilnya juga tidsk ada tindak lanjutnya dsn saya setiap hujan turun tetap kena imbasnya. Saya mau lapor kemana lagi dsn apakah saya akan selalu menerima musibah seperti ini, kemana pihak pengelola diam saja.

Setelah dikonfirmasi kepada pihak Pekerjaan Umum (PU) melalui sekretaris mengatakan , Kami sudah memberikan surat teguran kepada pihak PT Rizano beberapa waktu yang lalu kalau teguran pertama tidak di indahkan maka kami akan kirimkan surat teguran ke dua dan sampai ke tiga. Kalau surat ke tiga tidak juga ada penyelesaian maka kami akan tindak pengelola yang nakal sambung Peri panggilan akrabnya.

Salah seorang anggota LMR-RI Sumbar Armen menyaksikan kelokasi mengatakan ” Saya akan coba memediasi ke pihak terkait dan pada pengelola bagaimana supaya diantisipasi oleh pihak PT Rizano agar tidak menimbulkan musibah terhadap warga sekitar seperti mas bambang ini. Karna kalau dilihat setiap selesai hujan akses jalan ini selalu dipenuhi tumpukan tanah kaena saya setiap hari lewati jalan ini.

Semoga saja pihak pemerintahan daerah atau pihak terkait bisa nenyelesaikan masalah ini…(Meriyanto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.