Akibat Hujan Deras Longsor Kembali Tutupi Jalan Saruaso – Pagaruyung | Detik Kasus Sumatera Barat.

TANAH DATAR, Detikkasus.com – Akses jalan Saruaso – Pagauyung kembali ditutupi longsor yang diakibatkan hujan deras pada malam ini Rabu (28/6). Turunnya endapan tanah dari lokasi land clearing milik PT Rizano yang dua hari lalu pun sudah terjadi insiden seperti yang diberitakan Detikkasus.com dengan judul “Akses Jalan Saruaso – Pagaruyung Memprihayinkan”.

Dari pantauan Detikkasus.com dilapangan, insiden terjadi pada Rabu Malam sekitar pukul 20.30 wib, meski tak ada korban jiwa namun kejadian saat ini lebih besar dan luas dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Diketahui bahwa lahan tersebut milik PT Rizano yang diperuntukkan untuk mendirikan sebuah hotel. Hal ini dibenarkan oleh pemilik PT Rizano Haji Mas saat dikonfirmasi melalui selularnya malam ini oleh rekan wartawan Denting.co.id.

“Benar areal tersebut milik Rizano yang rencananya akan dibangun hotel setelah dana dari investor masuk,” ucap Haji Mas.

Begitu pun saat awak media dari denting.co.id menyinggung bahwa pengolahan lahan (land clearing) belum memiliki izin prinsip dari Bupati Tanah Datar, hal ini pun dibenarkan Haji Mas tentang izin prinsip dan bahkan izin lingkungannya.

Namun ia menampik jika insiden yang terjadi adalah tanggungjawab pihak Rizano, malah Haji Mas mengatakan jika itu merupakan tanggungjawab Dinas Pekerjaan Umum.

“Mengapa Dinas PU tidak membuat saluran riol disepanjang jalan tersebut, sehingga air hujan yang datang luber kejalan, ini merupakan tanggungjawab mereka (PU), bukan kami,” tandas Haji Mas kepada Ifan dari denting.co.id.

Saat di konfirmasi pada Ketua Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) Tanah Datar Drs.Hardiman E, mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas atas kelalaian yang dilakukan Pihak PT Rizano.

“Pihak Rizano tidak bisa lepas tangan atas kelalaian kerja yang terjadi, kami akan menindak tegas sesuai dengan Permendagri nomor 50 tahun 2009,” ucap Sekda Tanah Datar. Tetapi apakah Sekda tanah datar akan mampu menindak tegas pihak PT Rizano yang selama ini diduga ada pembiaran. Sebab sudah ada akses jalan yang rusak oleh kendaraan dum truk yang mengangkut tanah dari lokasi PT. Rizano melalaui jalan bendungan bukitgombak…(Meriyanto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.