Aceh |Detikkasus.com -Kepedulian polri terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan di kabupaten aceh tengah.
Meski bertepatan dengan hari libur, personel polri tetap turun langsung ke lapangan membantu warga kampung pilar jaya kecamatan rusip antara membangun jembatan darurat pasca bencana.
Personel BKO brimob polda aceh, bersama anggota pol sub sektor rusip. Antara bergotong-royong, dengan masyarakat setempat. Untuk mempercepat pemulihan akses vital, yang sebelumnya terputus akibat bencana alam.
Gotong-royong tersebut, dilakukan pada minggu 11/1/2026. Sejak pukul.09.00.wib, pembangunan jembatan darurat. Dilakukan sebagai respons cepat, atas rusaknya jembatan permanen penghubung antara dusun I dan dusun II kampung pilar jaya. Yang hanyut diterjang banjir bandang, disertai tanah longsor pada 26 desember 2025 lalu.
Pembangunan jembatan darurat, di pimpin langsung oleh ka.pol sub sektor rusip antara. IPDA Sunarto, bersama personel BKO brimob polda aceh.
Sebanyak 20 personel gabungan polri, dikerahkan guna memastikan proses pembangunan berjalan cepat dan efektif. Sehingga akses masyarakat, dapat segera difungsikan kembali.
Personel polri bersinergi dengan babinsa serta warga setempat, mereka bahu-membahu melangsir balok-balok kayu. Yang digunakan sebagai rangka dan lantai jembatan darurat, mencerminkan semangat gotong-royong di tengah situasi pasca bencana.
Jembatan darurat ini, menjadi satu-satunya akses penting bagi warga dusun II. Untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari mobilitas ekonomi. Akses pendidikan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Kapolres aceh tengah, AKBP Muhammad Taufiq, S.I.K., M.H. Menegaskan, bahwa kehadiran polri di tengah masyarakat.
Merupakan wujud nyata pengabdian, khususnya dalam situasi darurat kebencanaan.
“Kami hadir, untuk membantu masyarakat. Agar akses penghubung antar dusun dapat segera difungsikan kembali, ini merupakan bentuk sinergi Polri. TNI, dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana alam”. Ujar, AKBP Muhammad Taufiq.
Melalui kegiatan gotong-royong ini, polri kembali. Menegaskan komitmennya, untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Tanpa mengenal waktu dan hari libur, sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dalam setiap situasi kemanusiaan.
(Jihandak Belang/Bid.Humas Polda Aceh)






