Lompatan Ekonomi Jombang 2027, Strategi ‘Hulu-Hilir’ Siap Sulap Hasil Tani Jadi Produk Industri Berkelas

​​Jombang | Detikkasus.com – Pemerintah Kabupaten Jombang resmi menabuh genderang pembangunan masa depan melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Digelar di tengah tren positif ekonomi daerah pada Rabu (14/01/2026), forum ini menjadi momentum krusial untuk merancang Jombang yang lebih tangguh, mandiri, dan sejahtera.

​Menghadapi tahun 2027, Pemkab Jombang mengusung tema besar, “Integrasi Pengembangan Industri dan Perdagangan dengan Sektor Primer”. Ini bukan sekadar slogan, melainkan strategi “hulu-hilir” untuk memastikan hasil tani, ternak, dan perikanan warga Jombang memiliki nilai jual tinggi melalui sentuhan industri pengolahan.

​”Kita ingin produk lokal naik kelas. Dengan integrasi ini, lapangan kerja terbuka luas dan struktur ekonomi daerah akan jauh lebih kokoh,” tegas Wakil Bupati Jombang, Salmanudin S.Ag., M.Pd. (Gus Salman), saat membacakan sambutan Bupati Warsubi.

​Di hadapan tokoh masyarakat, akademisi, dan pelaku usaha, Gus Salman memaparkan rapor hijau kinerja pemerintah sepanjang 2025 yang menjadi landasan optimisme.

​Indeks Good Governance: Melejit ke angka 85,06 poin.
​Pengangguran Terbuka: Berhasil ditekan hingga ke level 3,28%.
​Angka Kemiskinan: Turun signifikan menjadi 8,36% pada Triwulan III 2025.

​​Meski ekonomi tumbuh positif, pemerintah tetap memasang sikap waspada. Kepala Bapperida Jombang, Hartono, S.Sos., M.M., mengingatkan pentingnya efisiensi mengingat adanya penurunan alokasi transfer dari pemerintah pusat.

​”Kita harus realistis dan adaptif. Pengelolaan anggaran di tahun 2027 harus lebih presisi, efektif, dan tepat sasaran,” tambahnya.

​​Untuk mewujudkan visi “Jombang Maju dan Sejahtera Untuk Semua”, Pemkab menetapkan empat komitmen utama,
​SDM Unggul, Penguatan manusia yang berkualitas, berkarakter, dan harmonis.
​Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kreatif. Menghubungkan sektor primer dengan pasar digital. ​Infrastruktur dan Investasi, Pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah.
​Menciptakan pemerintahan yang bersih serta lingkungan yang kondusif.

​​Ada momen menyentuh saat Gus Salman mengingatkan bahwa esensi dari seluruh dokumen perencanaan ini adalah pengabdian. Ia menekankan tiga misi suci bagi setiap pejabat dan pemangku kepentingan di Jombang.

​”Setiap langkah kita harus diniatkan untuk tiga hal: melindungi masyarakat, mempermudah urusan masyarakat, dan membahagiakan masyarakat,” pesan Gus Salman dengan khidmat.

​Forum ini diakhiri dengan ajakan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah membuka pintu seluas-luasnya bagi aspirasi masyarakat agar dokumen RKPD 2027 bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan solusi nyata yang menjawab kebutuhan warga Jombang di masa depan.

(Jum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *