Raksasa Baru Birokrasi, Jombang Tembus ‘The Big Three’ Nasional di Bawah Komando Warsubi-Salman

Jombang | Detikkasus.com – Prestasi membanggakan kembali datang dari “Kota Santri”. Di bawah kepemimpinan Bupati Warsubi, S.H., M.Si. dan Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Kabupaten Jombang sukses mengukuhkan diri sebagai raksasa baru dalam tata kelola birokrasi nasional.

​Berdasarkan keputusan terbaru MenPAN RB Nomor 3 Tahun 2026, Jombang resmi dinobatkan sebagai salah satu pemilik Indeks Pelayanan Publik (IPP) Tertinggi Nasional. Tidak main-main, Jombang menyabet skor 4.69 dengan predikat Kategori A (Pelayanan Prima).

​Pencapaian ini menempatkan Jombang di posisi elite dari total 415 kabupaten di seluruh Indonesia. Selain menjadi yang terbaik di tingkat kabupaten se-Jawa Timur, Jombang kini berdiri sejajar dengan Kabupaten Sumedang dan Sleman dalam jajaran tiga besar nasional.

​Berikut adalah daftar “The Big Four” Kabupaten dengan Pelayanan Publik terbaik di Indonesia tahun 2025/2026.

​Kabupaten Sumedang: 4.72 (Predikat A), ​Kabupaten Sleman: 4.70 (Predikat A), ​Kabupaten Jombang & Batang: 4.69 (Predikat A), ​Kabupaten Bantul: 4.68 (Predikat A),

​​Menanggapi capaian luar biasa ini, Bupati Warsubi menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran ASN di lingkup Pemkab Jombang. Menurutnya, kunci keberhasilan ini adalah keberanian untuk berubah.

​”Alhamdulillah, Jombang kembali di posisi tiga tertinggi nasional. Ini bukan sekadar angka, tapi cerminan komitmen kita untuk memangkas birokrasi yang dulu berbelit menjadi layanan yang cepat, mudah, dan transparan bagi warga,” ujar Bupati Warsubi, Selasa (13/1/2026).

​Ia juga menekankan bahwa predikat Pelayanan Prima ini didedikasikan untuk seluruh masyarakat Jombang yang terus memberikan masukan konstruktif bagi pemerintah.

​​Keberhasilan ini tidak lantas membuat Pemkab Jombang berpuas diri. Strategi ke depan akan difokuskan pada penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan perluasan inovasi digital agar layanan publik bisa diakses hingga ke pelosok desa secara inklusif.

​”Capaian ini bukan titik akhir, melainkan pijakan untuk terbang lebih tinggi. Kami optimis Jombang akan terus konsisten memberikan yang terbaik,” pungkasnya.

(Jum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *