Indramayu l Detikkasus.com – Senin, 12 Januari 2026. Akhirnya setelah piral di media sosial dan mendapatkan perhatian dari Gubernur Jawa Barat BP3MI kunjungi PMI Nurlaela, berawal dari pengaduan keluarga PMI nurlaela ke BP3MI UP VII Jawa Barat (Jabar) yang selama 3 tahun lebih tidak mendapatkan respon positif hari ini PMI Nurlaela mendapatkan kunjungan dari Kepala BP3MI Jawa Barat.
Dalam kunjungannya BP3MI Jawa Barat akan menelusuri terkait dengan pengaduan tersebut, Pengacara Keluarga PMI Nurlaela Kuswanto Pujiantono, SH didampingi dengan Asst. Pengacara Rhiznanda Fazrin Maulana, SH berdialog dan meminta kelarifikasi kepada kepala BP3MI terkait dengan hak hak kliennya Kuswanto pun menjelaskan kalau dari beberapa bukti dokumen yang di miliki oleh Nurlaela jelas persoalan ini terjadi sejak Nurlaela masih berada di Negara taiwan klien kami nurlaela berdasarkan dokumen yang kami miliki itu jelas adanya depresi yang di derita olehnya itu sejak dari taiwan tidak hanya itu Kuswanto juga meminta kepada BP3MI untuk memanggil seponsor dan PPTKIS perusahaan yang memberangkatkan Nurlaela tersebut untuk bertanggung jawab
sebelum mengadu ke BP3MI UP VII Jawa Barat, ayah Nurlaela meminta kepada sponsor Usman untuk bertanggungjawab atas depresi yang di derita oleh anaknya tetapi Usman sponsor Nurlaela selalu berjanji, tidak pernah ada perhatian serius laporan dari ayah nurlaela tersebu, saat ini lagi keadaan corona jadi nanti kalau sudah selesai corona ucap akyas orang tua dari nurlaela menirukan ucapan Usman tidak hanya meminta pertanggujawaban dari PT dan sponsor pengacara keluarga PMI tersebut juga meminta pihak asuransi untuk bertanggungjawab atas keadaan kliennya, klien kami sebagai PMI secara prosedural sehingga pasti ada asuransinya terang kuswanto.
Kunjungan BP3MI Jawa Barat juga bertepatan dengan adanya pemeriksaan medis yang di lakukan oleh dokter dari Rumah sakit Bandung yang di kirim oleh Gubernur
Jawa Barat sebelumnya Keluarga korban di minta oleh gubernur jawa barat untuk menceritakan kronologis masalah Nurlaela, minggu 12 Januari 2026 kami mendampingi ayah PMI nurlaelah di panggil pak gubernur Jawa Barat dan alhamdulillah hari ini pak Gubernur memenui janji mengirimkan Dokter spesialis untuk mengecek keadaan Nurlaela kami selaku kuasa hukum korban mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat yang secara cepat dan tanggap
terhadap penderitaan klien kami terima kasih pak gubernur terang kuswanto, saat ini Pengacara keluarga PMI nurlaela menunggu keseriusan pihak BP3MI Jawa Barat terkait penanganan perkara ini.
(Warsana)






